Listrik Jatim Surplus 2.600 MW

0
586

Surabaya, Petrominer — PT PLN (Persero) mengklaim ketersediaan listrik di Jawa Timur saat ini mengalami surplus atau kelebihan daya pasok hingga 2.600 megawatt (MW). Hal ini mengacu kepada daya mampu harian Jatim sebesar 8.600 MW dengan beban puncak harian sebesar 6.000 MW.

“Artinya, Jawa Timur mengalami surplus lebih dari 2.000 MW, bila ada pembangkit bermasalah pasokan itu nantinya bisa menggantikan,” ujar Manager Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi, Minggu (27/3).

Menurut Agung Murdifi, surplus listrik seperti ini diharapkan bisa membuka peluang bagi industri. Hal ini bisa menjadi angin segar bagi para pelaku industri dan bisnis yang ingin berinvestasi di Jatim, karena ketersediaan pasokan listrik Jatim yang mencukupi bahkan mengalami surplus atau kelebihan pasokan daya.

“Tidak hanya bagi pelaku bisnis dan industri, ketersediaan energi listrik ini tentu juga diperuntukkan bagi pelanggan rumah tangga,” paparnya.

Saat ini total pelanggan rumah tangga di Jatim mencapai 9.228.699 pelanggan. Jumlah ini cukup besar, namun melihat kondisi kelistrikan Jatim saat ini, tentu PLN optimis bisa memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan, dan berharap dengan pasokan listrik yang dimiliki bisa mememenuhi permintaan para pelanggan baru.

Dalam kesempatan itu, Agung Murdifi menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur kelistrikan dan layanan listrik bagi setiap pelanggan adalah mutlak dilakukan. Apalagi, ini sesuai dengan cita-cita Pemerintah melalui Program 35.000 MW yang saat ini tengah digarap oleh PLN.

Sejalan dengan program tersebut, PLN juga berhasil menyelesaikan pengerjaan gardu Induk (GI) Sambikerep berkapasitas 2x 60 MVA, GI Sidoarjo 1x 60 MVA dan up rating GI Bulu Kandang dari 30 MVA menjadi 60 MVA.

Selain itu, ada sejumlah pembangkit yang tengah digarap saat ini dan direncanakan untuk segera masuk sistem Jawa Timur dan Bali yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Tanjung awar-awar unit II berkapasitas sebesar 350 MW, dengan target 30 juni 2016, PLTGU Grati Peaker kapasitas 450 MW yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2017 dan PLTU Adipala 1×660 MW yang diproyeksikan akan selesai pada 31 Agustus 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here