, , ,

Medco Foundation Salurkan Bantuan SKK Migas-KKKS Sumbagut

Posted by

Jakarta, Petrominer — Medco Foundation terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Sumatera. Berkolaborasi dengan SKK Migas serta para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), bantuan logistik mencapai 10 ton senilai Rp 1,7 miliar telah didistribusikan untuk mendukung kebutuhan dasar warga pada masa tanggap darurat.

Head of Program Medco Foundation, Rendra Permana, mengatakan bantuan tersebut telah disalurkan secara bertahap sejak akhir Desember 2025 lalu. Tahapan penyaluran bantuan ini dilakukan untuk memastikan logistik tiba di titik-titik terdampak.

“Medco Foundation turut mendorong kolaborasi untuk memperluas jangkauan dalam upaya pemulihan pascabencana. Bukan hanya di Aceh, bersama SKK Migas, kami juga menyalurkan bantuan ke Sumatera Barat,” kata Rendra, Senin (5/1).

Medco Foundation mulai mendistribusikan bantuan langsung ke lokasi bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sejak 25 Desember 2025 lalu. Untuk wilayah Aceh, bantuan yang disalurkan bernilai Rp 1 miliar dan selanjutnya diserahkan kepada warga terdampak di sejumlah lokasi lain di Aceh, termasuk Gampong Pante Labu (Aceh Timur), Kubu (Aceh Utara), dan Gampong Pante Baro (Bireuen).

Sementara penyaluran bantuan untuk wilayah Sumatera Barat senilai Rp 700 juta dilakukan pada 29-30 Desember 2025 lalu. Distribusi dilakukan untuk menjangkau titik-titik terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

“Dengan dukungan berbagai pihak, bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan posko dan memenuhi kebutuhan dasar di wilayah terdampak,” tegas Rendra.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan pihaknya telah mengoordinasikan partisipasi sejumlah KKKS yang beroperasi di Sumatera Bagian Utara. Koordinasi ini untuk memastikan bantuan yang disalurkan selaras dengan kebutuhan terkini di posko pengungsian maupun titik terdampak.

“Penyaluran bantuan secara kontinyu kita lakukan, sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu korban banjir di masa tanggap darurat,” ujar Djoko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *