, ,

Pemboran Relief Well di YYA-1 Sudah Mencapai 136 Meter

Posted by

Jakarta, Petrominer – Upaya menghentikan gelembung gas di sumur YYA-1 Blok Offshore Northwest Java (ONWJ) melalui pengeboran relief well sudah dimulai dua hari lalu. Hingga kini, pengeboran sudah mencapai kedalaman 136 meter dan terus dilanjutkan hingga mencapai target kedalaman 2.765 meter.

“Kami berhasil mempercepat rencana tajak pengeboran relief well YYA-1RW sebagai upaya menghentikan gelembung gas. Pengeboran sumur telah dimulai Kamis siang jam 14.00 WIB, atau 2 hari lebih cepat dari jadwal semula. Sampai Sabtu pagi pukul 06.00 WIB tadi, pengeboran sudah mencapai kedalaman 136 meter dan terus dilanjutkan sampai target kedalaman 2765 meter,” ujar VP Relations PHE, Ifki Sukarya, Sabtu (3/8).

Pengeboran dengan rig jack up Soehanah ini dilakukan setelah selama satu minggu PT Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) melakukan survey untuk menentukan titik sumur dan penempatan rig. Padahal, rig tersebut sudah berada di sekitar lokasi relief well YYA-1RW sejak 27 Juli 2019.

Menurut Ifki, kegiatan mobilisasi rig ini dilakukan bersamaan dengan dilakukannya survey geohazard dan geotechnical, sehingga tidak ada waktu tunggu. Proses pre load bisa langsung dilakukan begitu Marine Survey Waranty diperoleh.

“Beberapa pekerjaan persiapan bisa dilakukan secara simultan sehingga dapat mempercepat waktu tajak dua hari dari rencana awal,” tegasnya.

PHE ONWJ menggandeng perusahaan berpengalaman di bidang well control yang telah terbukti sukses menangani hal yang sama, antara lain peristiwa

Anjungan YY yang dioperasikan PHE ONWJ di utara pantai Karawang, Jawa Barat.

di Teluk Meksiko. Meski begitu, permasalahan yang saat ini terjadi di PHE ONWJ dalam skala yang jauh lebih kecil. Selain itu, PHE ONWJ juga menggandeng perusahaan lain yang berpengalaman membantu memberikan pandangan dan kajian bersama terkait optimisasi penanganan situasi seperti ini.

Selama proses pengeboran relief well berlangsung, PHE ONWJ akan terus memastikan keselamatan tim, masyarakat, serta menyelesaikan permasalahan lingkungan di sekitar lokasi.

PHE ONWJ terus berupaya optimal menahan tumpahan minyak tidak melebar ke perairan yang lebih luas dengan melakukan strategi proteksi berlapis di sekitar anjungan dan mengejar, melokalisir, serta menyedot ceceran minyak yang melewati batas sabuk oil boom di sekitar anjungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *