Fasilitas bongkar muat dan penimbunan batubara di PLTU Tenayan, Riau.

Jakarta, Petrominer – Harga Batubara Acuan (HBA) bulan Nopember 2020 mengalami kenaikan 9,23 persen dibandingkan HBA Oktober 2020. Ini merupakan kenaikan bulan kedua berturut-turut setelah mengalami penurunan sejak Maret 2020.

“Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) menetapkan HBA bulan Nopember 2020 sebesar US$ 55,71 per ton, naik dibandingkan US$ 51,00 per ton pada Oktober 2020,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Kamis (5/11).

Agung menjelaskan, kenaikan HBA bulan Nopember 2020 disebabkan oleh meningkatnya permintaan (impor) batubara dari China, menyusul tingginya harga batubara di dalam negeri tersebut. Selain itu, pulihnya industri di Jepang dan Korea Selatan ikut meningkatkan permintaan batubara secara global.

Naiknya permintaan batubara di beberapa negara menyebabkan naiknya rata-rata indeks bulanan penyusun HBA, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900. Kualitas yang disetarakan pada kalori 6.322 kcal per kilogram GAR.

Nantinya, menurut Agung, harga acuan ini akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batubara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel).

Grafik Harga Batubara Acuan (Ditjen Minerba, Kementerian ESDM).

“Sinyalmen positif industri yang mulai bangkit di China dan Jepang mengerek kenaikan HBA Nopember 2020. Permintaan batubara dari China meningkat karena harga batubara domestik lebih tinggi dibandingkan harga batubara impor,” ungkapnya.

Semenjak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global, pergerakan HBA mengalami fluktuasi. Sempat menguat sebesar 0,28 persen ke angka US$ 67,08 per ton pada Maret 2020 dibandingkan bulan sebelumnya yang dipatok US$ 66,89 per ton.

Kemudian, HBA terus mengalami pelemahan ke angka US$ 65,77 per ton pada April dan US$ 61,11 per ton pada Mei. Selanjutnya, pada Juni 2020, turun ke angka US$ 52,98 per ton, Juli US$ 52,16 per ton, Agustus US$ 50,34 per ton dan September menjadi US$ 49,42 per ton. HBA kembali menguat di bulan Oktober dan Nopember 2020 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here