Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) mencetak sejarah baru karena berhasil masuk ke daftar Fortune Global 500 tahun 2025, dengan menempati peringkat ke-469 dunia. Capaian ini menjadikan PLN sebagai perusahaan utilitas satu-satunya di Asia Tenggara yang berhasil menembus daftar perusahaan terbesar di dunia berdasarkan pendapatan.
Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang telah dijalankan PLN dalam beberapa tahun terakhir.
“PLN terus berkomitmen untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berada di pelosok negeri. Torehan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi PLN, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia karena menandai posisi kita di pentas ekonomi regional dan global,” ujar Darmawan, Rabu (30/7).
Sepanjang tahun 2024, PLN mencatat penjualan listrik sebesar 306,22 terawatt hour (TWh), meningkat 6,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target pemerintah yang sebesar 299,99 TWh. Dari total pendapatan, sebesar Rp 353,17 triliun berasal dari penjualan tenaga listrik, naik dari Rp 333,19 triliun pada tahun 2023. Kinerja tersebut menghasilkan laba bersih sebesar Rp 17,76 triliun.
Capaian ini memperkuat kedudukan PLN sebagai perusahaan utilitas terbesar di Asia Tenggara dan semakin mengukuhkan posisinya dalam kancah bisnis global.
Keberhasilan PLN ini mengikuti jejak BUMN lainnya, yakn PT Pertamina (Persero), dalam Fortune Global 500. Di tahun ini, Pertamina mempertahankan posisinya dan menempati peringkat ke-171 dalam jajaran 500 perusahaan terbesar dunia tersebut.
Selama lebih dari satu dekade, Pertamina telah mendapat pengakuan sebagai perusahaan energi kelas dunia yang disejajarkan dengan perusahaan global lainnya. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan ketangguhan Pertamina dalam menjaga kinerja bisnisnya secara berkelanjutan.








Tinggalkan Balasan