, ,

Green Diesel Pertamina Cilacap Raih Sertifikat ISCC

Posted by

Jakarta, Petrominer – Strategi dan komitmen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dalam mengelola roadmap green refinery telah mendapat pengakuan internasional. Salah satu unitnya di Cilacap, yang memproduksi green diesel (D100), meraih Sertifikat International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) melalui Badan Sertifikasi Independen yaitu Intertex.

Menurut Direktur Utama KPI, Djoko Priyono, lulusnya KPI dalam sertifikasi karbon berkelanjutan tingkat internasional membuktikan kehandalan performa unit kilang dan produk yang berstandar global.

“Kualifikasi sertifikasi internasional ini sangat ketat, mulai dari keandalan unit proses hingga penghitungan emisi GHG (gas rumah kaca). Penerimaan sertifikat ini membuktikan kehandalan KPI Unit Cilacap melalui Treated Distillate Hydro Treating (TDHT) dalam memproduksi green diesel berstandar internasional,” jelas Djoko usai menerima sertifikat ISCC, Kamis (9/12).

Green diesel produksi unit TDHT KPI Refinery Unit Cilacap merupakan produk bernilai dan berkualitas tinggi dengan berbahan dasar minyak kelapa sawit sebesar 100 persen. Tahapan sertifikasi internasional tersebut melengkapi milestones komitmen pengembangan diesel ramah lingkungan di Cilacap yang saat ini tengah melakukan revamping dengan target selesai bulan Desember ini.

Corporate Secretary KPI, Ifki Sukarya, menegaskan pentingnya rekognisi internasional melalui audit lembaga-lembaga kredibel untuk menguji kualitas produk Pertamina. ISCC merupakan salah satu organisasi terbesar yang mengatur sertifikasi karbon berkelanjutan dan berlaku secara global.

“Sertifikasi karbon berkelanjutan ISCC diinisiasi oleh adanya kebijakan Renewable Energy Directive (RED) serta Fuel Quality Directive (FQD) yang diimplementasikan di Uni Eropa. Di luar UE, negara-negara lain telah mengadopsi standarisasi ISCC termasuk KPI di Indonesia,” ungkap Ifki.

Menurutnya, KPI memiliki persiapan matang dalam proses sertifikasi internasional serta untuk mendukung target onstream akhir 2021. Guna meningkatkan performa kilang, KPI Refinery Unit Cilacap melakukan revamping di unit TDHT, yang memproduksi green diesel secara kontinyu.

“Fokus revamping meliputi modifikasi internal reactor, line produksi THDT, line lifting tangki produk, modifikasi line feeding dan penambahan jumper line ke salt drier,” jelas Ifki.

Milestone pengembangan green diesel KPI Refinery Unit Cilacap dilaksanakan dalam dua tahapan besar. Pada tahap 1, ditargetkan rampung bulan Desember 2021 ini dengan kemampuan produksi 3.000 barel per hari. Sementara tahap 2 ditargetkan onstream pada akhir tahun 2023 dengan target produksi 6.000 barel per hari. Sebelum proses onstream, telah dilakukan persiapan sarana dan fasilitas uji coba produk termasuk sarana penerimaan minyak sawit melalui dermaga Jetty 67 serta sarana feedstock (tangki) yang dekat dengan lokasi unit TDHT.

Green diesel KPI Refinery Unit Cilacap nantinya akan bermanfaat untuk mendukung Rencana Umum Energi Nasional tahun 2025 terkait dekarbonisasi dan pertumbuhan energi baru dan terbarukan. Green Diesel (D 100) yang diproduksi di KPI Refinery Unit Cilacap menggunakan RBDPO (Refined Bleached and Deodorized Palm Oil), yaitu minyak sawit yang sudah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan asam lemak bebas serta penjernihan untuk menghilangkan warna dan bau. Komposisinya 100 persen dari RBDPO atau minyak sawit.

Selain mengembangkan green diesel di Cilacap, KPI berkomitmen mengelola pengembangan Bio Refinery melalui unit-unit kilang lainnya. Ini merupakan proyek energi bersih Pertamina di mana pengolahan kilang menggunakan bahan baku berupa renewable feedstock seperti RBDPO hingga UCO (used cooking oil atau minyak jelantah) guna menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Produk energi bersih yang dikelola KPI antara lain Green Gasoline di KPI Refinery Unit Plaju, Green Diesel di KPI Refinery Unit Cilacap dan Dumai, serta Green Avtur di KPI Refinery Unit Cilacap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *