Pengisian BBM perdana ke sepeda motor.

Tambrauw, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama BPH Migas dan PT Pertamina (Persero) meresmikan titik ke-31 lembaga penyalur program BBM Satu Harga, Jum’at (24/11). Lembaga penyalur tersebut adalah SPBU Kompak di Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat.

Distrik Sausapor berjarak sekitar 150 kilometer arah utara dari Sorong, Ibu Kota Provinsi Papua Barat. Untuk menjangkau Distrik Sausapor, perjalanan ditempuh melalui jalur darat selama 4 jam dari Kota Sorong. Perjalanan dengan medan yang berat serta melalui hutan dan bukit yang curam. Kondisi jalan pun sebagian besar tidak beraspal.

Titik ke-31 Program BBM Satu Harga di Tambrauw, Papua Barat.

Sebelum adanya SPBU Kompak, warga Distrik Sausapor membeli BBM dari pengecer dengan harga berkisar Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per liter. Kini, masyarakat Tambrauw dapat memperoleh BBM dengan harga Rp 5.150 untuk Solar dan Rp 6.450 untuk Premium, sama seperti harga di Pulau Jawa.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa memuji sinergi Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, BPH Migas dan Pertamina dalam merealisasikan lembaga penyalur BBM Satu Harga.

“Alhamdulillah, kita sampai hari ini sudah 31 lembaga penyalur yang telah diresmikan. Sebanyak 29 penyalur oleh Pertamina dan 2 lainnya oleh badan usaha swasta. Ini luar biasa perhatian Pemerintah,” kata Fanshurullah usai meresmikan SPBU Kompak.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa setelah berdirinya SPBU Kompak BBM satu harga di Tambrauw, Pemerintah Daerah harus memastikan operasionalnya berjalan dengan baik dan penjualannya juga betul-betul untuk masyarakat kecil.

“Kami meminta Wakil Bupati untuk menjaga ini, pengendalian distribusi dan penjualan harus diperhatikan, jangan sampai ada yang datang jauh-jauh dari desa ke sini, BBM-nya habis, kasian. Tolong ini diawasi,” ujar Fanshurullah.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Harya Adithyawarman juga menyatakan bahwa terwujudnya BBM Satu Harga di wilayah pelosok Papua Barat ini sebagai hasil sinergi yang baik antara Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian ESDM, BPH Migas dengan Pemerintah Daerah bersama Pertamina dalam mendukung program Nawacita di sektor energi.

“Ini adalah bentuk dari sinergi, Pemerintah Pusat, dari Kementerian ESDM, BPH Migas, Pertamina, juga dari Pemerintah daerah beserta lembaga penyalur. Tanpa sinergi yang baik ini, program BBM Satu Harga tidak akan terwujud,” ujar Adithyawarman.

Sementara itu, Wakil Bupati Tambrauw, Mesakh Matusala menyambut baik adanya program BBM satu harga di wilayahnya. Dia berharap BBM satu harga di Tambrauw dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

“Saya harap ini mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat serta manfaat lain bagi warga masyarakat di sini,” ujarnya.

Peresmian SPBU Kompak oleh Wakil Bupati Tambrauw, Mesakh Matusala, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Harya Adithyawarman, dan General Manager Marketing Operation Region VIII Maluku Papua Made Adi Putra.

SPBU Kompak di Distrik Sausapor memiliki kapasitas tangki Premium dan Solar masing-masing sebesar 10 kilo liter. Pasokan BBM untuk SPBU Kompak ini disuplai dari Terminal BBM Sorong.

Menurut General Manager Marketing Operation Region VIII Maluku Papua, Made Adi Putra,  saat ini, secara nasional Pertamina sudah merealisasikan 29 titik lembaga penyalur BBM di wilayah 3T di seluruh Indonesia. Sedangkan di Papua dan Papua Barat sudah tersedia dua belas titik lembaga penyalur BBM satu harga.

“Sampai Akhir Nopember 2017, untuk wilayah Papua & Papua Barat, Pertamina sudah merealisasikan 12 dari target 16 lokasi BBM 1 harga sampai tahun 2017 sebagaimana ditugaskan pemerintah dalam lampiran Permen ESDM No 36 tahun 2016,” ujar Made.

Titik ke-31 Program BBM Satu Harga di Tambrauw, Papua Barat.

Sesuai roadmap BBM Satu Harga, pada tahun 2017 akan didirikan 59 lembaga penyalur, dengan rincian 54 penyalur Pertamina dan 5 penyalur swasta, yaitu PT AKR.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here