Penulis: Petrominer

  • Pilih OLNG Untuk Masela
    ,

    Pilih OLNG Untuk Masela

    Pontianak, Petrominer — Teka teki keputusan Presiden akan pengelolaan blok Masela akhirnya terjawab. Setelah melalui kontroversi panjang dan bahkan melibatkan perseteruan antar Mentri, maka hari ini (Rabu, 23/3) di Bandar Udara Supadio Pontianak pukul 12.20 Presden Joko Widodo akhirnya memutuskan. “Setelah melalui banyak prtimbangan dan input-input kepada saya. Dikarenakan ini proyek yang menyangkut uang ratusan…

  • ,

    UU No.8 Tahun 1971 Masih Relevankah?

    Jakarta, Petrominer — UU No.8 Tahun 1971 sering diungkapkan oleh beberapa pihak untuk digunakan kembali seiring kekecewaan beberapa pihak terhadap UU Migas No.11 Tahun 2001 yang di sahkan di jaman Presiden Megawati. UU No 8 Tahun 1971 yang memberikan kewenangan cukup besar kepada Pertamina dalam mengusahakan minyak dan gas bumi di Indonesia: mulai dari eksplorasi,…

  • Pemerintah Harus Bisa Stabilkan Harga BBM
    , ,

    Pemerintah Harus Bisa Stabilkan Harga BBM

    Jakarta, Petrominer – Kontribusi sektor migas relatif rendah terhadap deflasi (penurunan harga-harga), dari deflasi 0,09 Persen. Deflasi sebagian besar disebabkan andil tarif listrik yakni 0,14 persen; harga bawang merah 0,08 persen; harga daging ayam ras 0,05 persen; harga bbm bensin 0,04 persen; harga telur ayam ras dan andil cabai rawit 0,03 persen; serta tergantung pula…

  • Pipa Untuk Blok Masela Bisa Dibuat Di Indonesia?
    ,

    Pipa Untuk Blok Masela Bisa Dibuat Di Indonesia?

    Jakarta, Petrominer — Tenaga Ahli Bidang Energi di Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Dr. Haposan Napitupulu pernah menyatakan proyek pipanisasi di Blok Masela ini bukan merupakan proyek pipa terbesar di Indonesia, karena sebelumnya juga pernah dibangun jalur pipa gas laut. Dia memberi contoh, North Bali ke Gresik sepanjang 370 Km; lapangan Kakap Natuna ke Singapura…

  • Arah UU Migas Masih Liberal?
    ,

    Arah UU Migas Masih Liberal?

    Jakarta, Petrominer — Dalam draft UU Migas yang saat ini dibuat oleh Pemerintah dianggap oleh sebagian pengamat tidak mengarah kepada perubahan mendasar dalam pengelollan migas. Khususnya dalam menjawab persoalan hilangnya kontrol Negara atas kekayaan migas nasional dan jatuhnya sebagian besar kekayaan migas kepada perusahan asing. “Jangan dibuat liberal UU Migas ini”, kata Ferdinand Hutahean, Direktur…

  • , ,

    Ada Izin Operasional SPBE Di Atas Lahan Sengketa

    Jakarta, Petrominer — Aliansi Pertanahan Rakyat (Alpertra) menyatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan ke depannya harus mengutamakan prinsip keadilan dan menegakkan hukum. Karena itu, menurut Direktur Eksekutif Alpertra, William Syah, pihaknya akan terus memberikan saran kepada pemangku kebijakan untuk menata sistem pertanahan di Indonesia. “Kami setuju kalau masalah pertanahan itu sangat dinamis. Dimulai dari UU Pokok Agraria,…

  • Teknologi Keselamatan Aset Migas Offshore
    , ,

    Teknologi Keselamatan Aset Migas Offshore

    Jakarta, Petrominer — Perusahaan Pertahanan dan Kemananan asal Swedia, Saab, menyatakan punya berbagai teknologi dan konsep-konsep pengaturan lalu lintas yang dibuat dengan menerapkan filosofi Segitiga Helix di mana industri, akademis, dan pemerintah bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. “Indonesia adalah negara besar dengan wilayah laut yang membentang luas sebesar daratan Eropa. Hal ini membuat pengaturan lalu…

  • ,

    Naskah Akademik RUU Migas Dipertanyakan

    Jakarta, Petrominer – Petromine Wath Indonesia menyatakan bahwa dalam dokumen naskah akademik UU Migas yang diajukan pihak Kementrian ESDM tidak tampak perubahan yang mendasar dengan Undang-Undang NO.22 Tahun 2001. Sektor migas dibuka selebar-lebarnya bagi inevastasi asing. ” Setelah mencermatinya terus terang saya kecewa,” kata Direktur Eksekutif Petromine Watch Indonesia, Zulhendri, Kamis (17/3). Pasalnya, kata dia,…

  • Expected Response
    , ,

    Expected Response

    Jakarta, Petrominer — Harga minyak mentah terus bergerak turun. Harga minyak Brent sempat menyentuh level US$ 27,88 per barel pada perdagangan 18 Januari 2016 lalu. Saat artikel ini ditulis, harga bergerak di kisaran US$ 30-31 per barel. Kemungkinan harga akan semakin rendah masih terbuka lebar. Sampai serendah apa harga minyak akan terus turun, tidak ada…

  • We Just Focus on the Upstream
    , ,

    We Just Focus on the Upstream

    Jakarta, Petrominer — Since Petronas’s presence in Indonesia in the year 2000, out of 10 oil & gas work areas it operates only four are in production. Two of them are Kepodang and Bukit Tua Fields. The two fields even become the biggest project of Petronas in Indonesia. Oil and gas production in the two…