, ,

Sambut Natal dan Tahun Baru, Dibuka Lagi Posko Nasional ESDM

Posted by

Jakarta, Petrominer – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali membuka Posko Nasional Sektor ESDM. Posko ini akan melakukan pemantauan dan memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan listrik berjalan dengan baik.

Untuk mengelola posko tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah membentuk Tim Posko Nasional ESDM. Tim ini akan melakukan koordinasi pengawasan, penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik dan antisipasi kebencanaan geologi.

Tim diketuai oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa. Tugasmya antara lain melakukan pengumpulan serta inventarisasi data lapangan mengenai fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, gas dan listrik milik Badan Usaha.

Selain itu, informasi kegeologian juga akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat. Terutama potensi daerah rawan bencana.

Tim Posko juga bertugas melakukan penyusunan aksi rekomendasi tanggap darurat penanganan kelangkaan pasokan BBM, gas, listrik dan penanganan bencana alam.

Menurut Jonan, posko ini berjalan sebagaimana posko ESDM saat menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah berharap pembentukan Posko ESDM tersebut dapat meningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya sektor ESDM. Pemenuhan dan pemantauan pasokan BBM serta listrik akan difokuskan di daerah-daerah wisata.

“Saya tugaskan Kepala BPH, mewakili sektor ESDM, untuk monitoring, mengawal pelaksanaan pengawasan pasok energi untuk listrik, LPG dan BBM untuk Natal,” ujar Jonan usai meresmikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di Bengkulu akhir pekan lalu.

Fanshurullah Asa mengungkapkan, pihaknya sudah bentuk tim terpadu, bahkan geologi juga termasuk untuk memantau potensi longsor dan gunung meletus.

Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa, selaku Koordinator Posko Nasional ESDM. (Pertrominer/Sony)

“BBM juga kita minta kepastian Pertamina, jangan sampai selama natal dan tahun baru terjadi keterlambatan suplai stok, baik BBM satu harga maupun yang lainnya di seluruh Indonesia, terutama kepada keluarga besar kita, saudara-saudara umat kristiani yang melaksanakan natal,” terangnya.

Posko Nasional sektor ESDM melakukan monitoring selama 24 jam atas pasokan energi dan informasi penting lainnya bagi masyarakat. Posko ini mulai bekerja tanggal 18 Desember sampai seminggu setelah tahun baru 2018.

Posko Nasional Sektor ESDM juga akan melakukan monitoring lapangan di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar), baik sebelum maupun setelah Natal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *