Jakarta, Petrominer – Masa tugas Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) Pertamina tahun 2019 berakhir, Rabu (19/6). Setelah bekerja selama kurang lebih satu bulan, tim Satgas telah melayani kebutuhan energi bagi masyarakat baik untuk kebutuhan transportasi maupun memasak.
Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, secara keseluruhan konsumsi bahan bakar jenis gasoline selama masa Satgas mengalami kenaikan 9 persen dari rata-rata harian yang sekitar 93 ribu kilo liter (KL) menjadi 102 ribu KL. Dibandingkan masa Satgas tahun lalu, konsumsi tahun ini juga tercatat megalami kenaikan 4 persen.
“Kenaikan tertinggi gasoline terjadi pada Pertamax sebesar 14 persen, disusul Pertamax Turbo 11 persen dan Pertalite 9 persen,” ujar Fajriyah.
Kenaikan tersebut, jelasnya, menunjukkan bahwa konsumen sudah banyak yang memilih BBM berkualitas dengan RON tinggi, tentunya ini sangat mendukung performa kendaraan tetap prima selama perjalanan mudik.
“Kami berterimakasih pada konsumen yang telah memilih produk-produk berkualitas Pertamina,” ujar Fajriyah.
Sementara untuk jenis gasoil, mengalami penurunan hingga 17 persen, karena banyak industri yang menghentikan operasi kendaraannya selama masa mudik. Namun demikian, konsumsi Dex yang dikonsumsi kendaraan pribadi, tetap mengalami kenaikan hingga 10 persen, hampir sama dengan kenaikan tahun lalu.
“Selain gasoil, konsumsi avtur juga mengalami penurunan walau sedikit, di bawah 2 persen dibandingkan rata-rata harian normal,” ujar Fajriyah.
Selama masa Satgas, Pertamina telah menyiagakan lebih dari seribu layanan BBM di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa dan Sumatera. Layanan SPBU Reguler sebanyak 822 unit, Kios Pertamina Siaga sebanyak 64 titik, Motor Kemasan sebanyak 200 unit, Kantong BBM 115 titik dan Rumah Pertamina Siaga di 60 lokasi.
Selain layanan BBM, Pertamina juga mencatat adanya kenaikan untuk penyaluran LPG selama masa yang naik sebesar 7 persen dibandingkan rata-rata kondisi normal. Meskipun penyaluran sebagian produk tercatat naik, namun stok BBM, Avtur dan LPG hingga saat ini masih terpantau aman.








Tinggalkan Balasan