, ,

Tahun 2020, Kementerian ESDM Masih Prioritaskan Pembangunan Fisik

Posted by

Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengalokasikan anggarannya tahun 2020 mendatang untuk pembangunan fisik. Ini melanjutkan tren dua tahun terakhir di mana mayoritas anggaran dibelanjakan untuk infrastruktur

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (20/6), Menteri ESDM Ignasius Jonan menyatakan bahwa pagu indikatif Kementerian ESDM pada tahun 2020 adalah Rp 9,67 triliun. Dari anggaran tersebut, 62,87 persen atau sebesar Rp 6,08 triliun dimanfaatkan untuk belanja publik fisik yang menyentuh langsung ke masyarakat.

Postur anggaran belanja fisik tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2019 yang sebesar 50,51 persen. Menurut Jonan, peningkatan pagu indikatif tahun 2020 ini tidak lepas dari usaha dan kerja keras Komisi VII.

“Kami berterima kasih atas dorongan Bapak dan Ibu Komisi VII. Waktu APBN tahun 2018 itu Rp 6 triliun, lalu Bapak dan Ibu mengkritik keras kenapa kok turun jadi Rp 4,9 triuliun tahun 2019, nah sekarang sudah naik dan tidak tanggung-tanggung, hampir 2 kali lipat,” tegasnya.

Anggaran belanja publik fisik pada tahun 2020 diantaranya akan digunakan untuk sambungan jaringan gas rumah tangga sebanyak 293.533 sambungan, pembagian konverter kit untuk petani dan nelayan sebanyak 50.000 paket, pengeboran sumur air bersih sebanyak 750 titik di daerah sulit air.

Sementara 20,47 persen atau Rp 1,98 triliun dipergunakan untuk operasional pegawai. Selain itu, pada pagu indikatif RAPBN 2020, belanja publik non fisik adalah 16,66 persen atau Rp 1 61 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *