, ,

Sudah 16 WK Migas Pakai Gross Split

Posted by

Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 16 Wilayah Kerja minyak dan gas bumi (WK migas) yang menggunakan sistem Production Sharing Contract (PSC) skema Gross Split, sejak sistem itu diberlakukannya awal 2017 lalu. Ini memperlihatkan bahwa investasi hulu migas di Indonesia masih menarik.

“Sebanyak 16 WK migas sudah menerapkan skema Gross Split,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Jum’at (4/5).

Agung menjelaskan, sejak Januari 2017 hingga awal Mei 2018 ini, sudah ada 16 WK pakai gross split. Rinciannya 1 WK ONWJ, 5 WK hasil lelang tahun 2017, 6 WK terminasi tahun 2018, dan 4 WK hasil lelang penawaran langsung 2018.

“Untuk lelang reguler tahun 2018 hasilnya nanti diumumkan Juni 2019. Bisa nambah lagi. Ini bukti ESDM membawa pengelolaan energi mengikuti zaman,” ujar Agung.

Usaha peningkatan iklim investasi memang terus dilakukan Pemerintah. Berbagai kebijakan fundamental sektor ESDM yang dilakukan dua tahun terakhir ini juga sudah mulai menunjukkan hasil.

Berikut adalah WK Migas yang menggunakan Skema Gross Split pada tahun 2017:

  1. Offshore North West Java, berlokasi di Lepas Pantai Jawa Barat, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Energy;
  2. Andaman I, berlokasi di Lepas Pantai Aceh, dengan kontraktor Mubadala Petroleum (SE Asia) Ltd;
  3. Andaman II, berlokasi di Lepas Pantai Aceh, dengan kontraktor Konsorsium Premier Oil Far East Ltd-Kriss Energy (Andaman II) BV-Mubadala Petroleum (Andaman II JSA) Ltd;
  4. Merak Lampung, berlokasi di Lepas Pantai dan Daratan Banten-Lampung, dengan kontraktor PT Tansri Madjid Energi;
  5. Pekawai, berlokasi di Lepas Pantai Kalimantan Timur, dengan kontraktor PT Saka Energi Sepinggan;
  6. West Yamdena, berlokasi di Lepas Pantai dan Daratan Maluku, dengan kontraktor PT Saka Energi Indonesia.
  7. Tuban, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java;
  8. Ogan Komering, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Energi Ogan Komering;
  9. Sanga Sanga, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Sanga Sanga;
  10. Southeast Sumatra, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera;
  11. North Sumatra Offshore, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Energi NSO;
  12. East Kalimantan & Attaka, dengan kontraktor PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur.
  13. Citarum, dengan kontraktor Konsorsium PT. Cogen Nusantara Energi – PT. Green World Nusantara
  14. East Ganal, dengan kontraktor ENI Indonesia Ltd.
  15. East Seram, dengan kontraktor Lion Energy Limited
  16. Southeast Jambi, dengan kontraktor Konsorsium Talisman West Bengara B.V – MOECOSouth Sumatra Co., Ltd.

(Nomor 13-16: WK Migas hasil lelang penawaran langsung yang diumumkan Menteri ESDM Ignasius Jonan pada acara pembukaan IPA Convention & Exhibition 2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *