Jakarta, Petrominer – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) menggelar lomba jurnalistik untuk wartawan media cetak, online, radio dan televisi. Selain karya jurnalistik, digelar juga lomba karya tulis dan vlog yang terbuka untuk umum.
Ketua Panitia Lomba Jurnalistik SKK Migas-KKKS, Suhendra Atmaja, menjelaskan bahwa lomba ini mengambil tema “Upaya Industri Hulu Migas menggapai 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD di tengah pandemi Covid-19”. Tema ini seiring dengan program kerja SKK Migas dan KKKS untuk mencapai target produksi minyak dan gas pada tahun 2030.
“Karya yang dinilai adalah karya yang sudah ditayangkan pada periode tanggal 15 April -13 Juli 2021. Batas pengiriman karya adalah pada 13 Juli 2021,” ujar Suhendra, Rabu (28/4).
Peserta yang dapat mengikuti lomba adalah jurnalis dan Non Jurnalis atau umum. Untuk kategori jurnalis, peserta adalah wartawan yang bekerja di media cetak, online, radio dan televisi yang biasa melakukan peliputan ekonomi energi dan merupakan warga negara Indonesia. Selain itu terdapat ketentuan khusus bahwa hasil karya merupakan karya orisinil yang keaslian dapat dipertanggung jawabkan, bukan saduran atau tergolong advertorial.
Sementara persyaratan untuk kategori non jurnalisitik atau umum juga merupakan karya asli sendiri dan tidak saduran ataupun SARA. Ketentuan khusus dan persyaratan lainnya dapat diakses melalui website http://www.lombakaryajurnalistikskkmigas.com.
Bertindak sebagai dewan juri adalah wartawan-wartawan senior seperti Usman Kansong, Makroen Sanjaya, Imam Wahyudi, Gaib Maruto, Wendianto Saputro dan Amston Probel.
Pemenang lomba masing-masing kategori mendapatkan hadiah hingga senilai Rp 15 juta dari setiap karya yang menang. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp 177 juta.
Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Susana Kurniasih, mengatakan lomba karya jurnalistik ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para jurnalis dan umum dengan terus mendukung program 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD. Karya Jurnalistik dan umum ini diharapkan bisa menjadi masukan agar program tersebut bisa terlaksana dan terwujud untuk kemandirian energi.









Tinggalkan Balasan