Kupang, Petrominer — Warga Pulau Ende yang masuk wilayah Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, akhirnya bisa menikmati layanan listrik sehari penuh atau 24 jam. Pelayanan ini bisa dinikmati warga Ende, setelah serangkaian uji coba kelistrikan yang dilakukan oleh PT PLN (Persero). Di antaranya adalah uji coba nyala bertahap dari 12 jam menjadi 16 jam, 18 jam dan 19 jam mulai pukul 17.00 WITA hingga 13:00 WITA.

Dalam uji coba 24 jam, dari daya mampu pembangkit sebesar 420 kilo Watt (kW) terukur pelanggan listrik Pulau Ende sebesar 1.634 pelanggan mengkonsumsi listrik sebesar 110 kW pada siang hari dan 270 kW pada malam hari.

Beroperasinya pelayanan listrik 24 jam ini diresmikan oleh General Manager PLN Wilayah NTT Richard Safkaur dan Bupati Ende Marselinus Y.W Petu dengan penekanan tombol sirine di alun-alun Ende, Kamis (28/4). Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ende Djafar Achmad beserta jajarannya, Manajer SDM PLN NTT Lucas Chriswantara, Manajer PLN Area Flores Bagian Barat (FBB) Kuswantono, Manajer PLN Sub Rayon Ndoriwoy (Pulau Ende) Satrio Patigolo Bethan, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh Agama di Pulau Ende.

Menurut Bupati Ende Marselinus Y.W Petu, pencanangan listrik 24 jam ini merupakan salah satu upaya pengembangan pembangunan kelistrikan yang dilaksanakan oleh pemerintah bekerja sama dengan PLN Area FLores Bagian Barat. Program kelistrikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah selain jalan dan air minum bersih atau lebih dikenal dengan singkatan JAL (Jalan, Air dan Listrik).

“Terima kasih atas kinerja PLN dan dukungan warga Ende, saya harapkan masyarakat khususnya pelanggan dapat memanfaatkan secara baik listrik yang sudah nyala 24 jam untuk peningkatan usaha ekonomi rumah tangga,” ujar Bupati Ende.

Sementara itu, General Manager PLN NTT Richard Safkaur memuji pelanggan listrik di Sub Rayon Ndoriwoy, Kecamatan Pulau Ende yang semuanya sudah menggunakan Listrik Pintar.

Richard menambahkan, warga Pulau Ende sudah menikmati listrik sejak 1984, meski baru 12 jam dan baru 32 tahun kemudian bisa menyala 24 jam. Tetapi warga Pulau Ende harus bersyukur karena hingga saat ini masih banyak daerah di NTT, yang belum dapat menikmati listrik.

“Senang sekali, setelah 32 tahun, akhirnya masyarakat bisa menikmati listrik selama 24 jam, Karena itu, manfaatkan listrik secara baik dan bijak, seperti moto PLN ‘listrik untuk kehidupan yang lebih baik’. Gunakan listrik untuk kegiatan-kegiatan produktif dan tetap menggunakan dengan berhemat,” ujar Safkaur.

Dalam acara yang sama PLN juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga sepak bola dan bola voli, serta bantuan bina lingkungan renovasi pendopo senilai Rp 35 juta, yang diterima oleh Camat Pulau Ende Usman Husen.

Tercatat pelanggan listrik di Ende saat ini terbanyak adalah segmen Rumah Tangga (RT), yakni sebesar 1.591 pelanggan, Sosial 29 pelanggan, Publik 10 pelanggan dan Bisnis sebanyak empat pelanggan. Menurut daya pelanggan, sebanyak 1.409 pelanggan memakai daya 450 VA, 189 pelanggan 900 VA, 29 pelanggan 1.300 VA, lima pelanggan 2.200 VA dan masing-masing satu pelanggan memakai daya 3.500 VA dan 16.500 VA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here