Kantor pusat United Tractors di Jakarta.

Jakarta, Petrominer – PT United Tractors Tbk, melalui anak perusahaannya PT Energia Prima Nusantara (EPN), melakukan pembelian saham ACEI Singapore Holding Private Ltd. (ACEI) di PT Arkora Hydro Tbk (Arkora). Langkah strategis dalam diversifikasi bisnis ini dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement/CSPA), yang ditandatangani, Kamis (4/8).

Melalui perjanjian tersebut, EPN membeli 632.801.893 lembar saham senilai Rp 176.551.728.147 atau setara dengan 21,61 persen saham milik ACEI pada Arkora. Ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip ESG dalam ekspansi bisnisnya serta memperkuat posisi United Tractors dalam bisnis berkelanjutan.

“Ditambah saham yang telah dimiliki sebelumnya melalui pengambilbagian saat proses penawaran umum perdana Arkora, EPN akan memiliki saham di Arkora secara langsung dan tidak langsung sebesar 922.173.893 lembar saham atau setara dengan 31,49 persen,” ujar Corporate Secretary United Tractors, Sara Loebis, dalam Siaran Pers, Senin (8/8).

Menurut Sara, investasi United Tractors pada Arkora sejalan dengan strategi pengembangan usaha perusahaan, yang telah menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi transisi di bidang energi untuk menuju bisnis yang berkelanjutan. Investasi ini juga merupakan salah satu bentuk ekspansi yang mengedepankan penciptaan nilai tambah guna memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan perusahaan dan memberikan dampak baik untuk masyarakat dan lingkungan.

“Perseroan berharap investasi ini akan mempercepat pengembangan bisnis EBT dalam portofolio Perseroan,” tegasnya.

Arkora adalah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik melalui sumber EBT. Saat ini, Arkora mengoperasikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat berkapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa di Sulawesi Selatan berkapasitas 10 MW.

Selain itu, Arkora juga memiliki dua proyek PLTM yang masih dalam tahap konstruksi, yang akan beroperasi tahun 2023 dan 2024. Setelah kedua PLTM ini beroperasi, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 32,8 MW.

Di sisi lain, saat ini EPN sedang membangun PLTM Besai Kemu berkapasitas 7 MW di Lampung, Sumatera yang akan beroperasi tahun 2023. EPN juga menargetkan beberapa proyek PLTM di area Sumatra dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW. Di bidang PLTS, EPN telah memasang Rooftop Solar PV sebesar 6,9 MWp.

Sepanjang tahun 2022, diharapkan ada penambahan instalasi baru Rooftop Solar PV sebesar 15 MWp dan akan meningkat di tahun-tahun berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here