
Bogor, Petrominer – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Institut Pertanian Bogor membahas rencana kerja sama program beasiswa S2 bagi wartawan. Sinergi ini untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas SDM wartawan melalui akses pendidikan pascasarjana di IPB.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyambut baik inisiatif bersama IPB tersebut. Program beasiswa ini akan dirancang matang lewat pembahasan teknis komprehensif agar efektif dan menjawab kebutuhan insan pers.
“Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun perlu ada rapat teknis lanjutan yang lebih mendalam agar seluruh mekanisme dapat disusun dengan baik dan menghindari berbagai kendala di kemudian hari,” ujar Munir usai bertemu dengan Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Yusli Wardiatno, di kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (2/6).
Dia menjelaskan tantangan utama wartawan berkuliah adalah tingginya aktivitas profesi serta keterbatasan finansial, karena itulah skema beasiswa perlu fleksibel dan realistis. PWI akan mengemas program ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi anggota serta manfaat kemitraan strategis organisasi.
“Ke depan perlu dibahas berbagai alternatif pembiayaan, termasuk kemungkinan sinergi dengan program LPDP, skema pembiayaan parsial, bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal UKT, maupun bentuk dukungan pendidikan lainnya yang memungkinkan wartawan tetap dapat menempuh pendidikan tanpa mengganggu tugas jurnalistiknya,” ungkap Munir.
Komitmen IPB
Sementara Prof. Yusli menyampaikan bahwa IPB berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM nasional, termasuk insan pers yang berperan strategis dalam pembangunan dan penyebaran informasi.
“Rencana kerja sama dengan PWI adalah langkah positif untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan serta memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme mereka,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Sekolah Pascasarjana IPB juga memaparkan sejumlah program studi magister yang berpotensi menjadi pilihan bagi wartawan peserta program beasiswa.
Sedikitnya terdapat 10 program studi unggulan yang ditawarkan, yakni Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan; Komunikasi Digital dan Media; Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan; Pengembangan Industri Kecil Menengah; Logistik Agro-Maritim; Klimatologi Terapan; Manajemen Pembangunan Daerah; Ilmu Manajemen; Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, serta Manajemen dan Bisnis.
Beragam program studi tersebut dapat menjadi alternatif bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugas dan minat masing-masing, mulai dari komunikasi, manajemen, ekonomi, lingkungan hidup, pembangunan daerah hingga bisnis. Melalui program beasiswa yang tengah disiapkan bersama PWI, para wartawan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh pendidikan pascasarjana yang relevan dengan tantangan profesi di era digital.
“IPB dan PWI sepakat menindaklanjuti hasil pertemuan lewat pembahasan teknis lebih rinci untuk menyusun MOU model kerja sama, skema pembiayaan, kriteria peserta, serta bentuk dukungan pendidikan yang dapat diimplementasikan berkelanjutan,” ujar Prof. Yusli.









Tinggalkan Balasan