General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Susiana Mutia, menerima sertifikat Rekor MURI Lomba Masak dengan Menggunakan Kompor Listrik Terbanyak.

Pangkalpinang, Petrominer – Seolah tidak ingin kalah dengan wilayah lain, PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung juga melakukan upaya pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Kali ini, rekor MURI Lomba Memasak dengan Menggunakan Kompor Listrik Terbanyak berhasil dicatatkan.

Sebanyak 135 orang peserta lomba masak ikut memeriahkan pemecahan rekor tersebut, yang berlangsung di halaman Kantor Walikota Pangkapinang, Bangka Belitung, Minggu (5/11). Selain peserta umum dan pegawai PLN, wartawan pun ikut berpartisipasi dalam upaya pemecahan rekor tersebut.

“Di antara 135 peserta tersebut, sebanyak 21 peserta adalah para wartawan dari berbagai media, baik lokal maupun nasional,” ujar Deputi Manajer Hukum-Humas PLN Wilayah Bangka Belitung, Agus Yuswanta.

Sertifikat pemecahan Rekor MURI diserahkan langsung oleh perwakilan MURI kepada General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Susiana Mutia, didampingi oleh Forum Pimpinan Kepala Daerah.

Agus menyatakan, Ke depan, pemakaian kompor induksi listrik untuk memasak diharapkan meningkat. Banyak sekali manfaat dari pemakaian kompor listrik. Selain aman dan tidak mengeluarkan api, kompor ini juga bersih dan modern.

Pertama Kali

Pemecahan rekor MURI ini adalah yang pertama kalinya di Indonesia. Sebelumnya belum pernah ada pemecahan rekor MURI memasak dengwn menggunakan kompor listrik.

Pemecahan rekor ini sebagai kebanggaan tersendiri bagi warga Provinsi Bangka Belitung. Pasalnya, Bangka Belitung menjadi satu-satunya provinsi yang berhasil memecahkan rekor tersebut.

Animo masyarakat pun begitu tinggi untuk berpartisipai dalam kegiatan ini. Sejak dibuka pendaftaran pada hari Senin lalu (30/10), formulir pendaftaran langsung habis diambil oleh peserta. Sebanyak 135 orang terdaftar sebagai peserta dan 15 orang peserta cadangan.

Salah satu peserta lomba masak.

Steam boat menjadi pilihan tema masakan yang diperlombakan kali ini dengan Chef Desi Trisnawati dari Masterchef Indonesia Season 2 sebagai juri kepala didampingi dua orang juri lainnya yaitu chef Aswarman dari Novilla Hotel dan Chef Tondi dari Santika Hotel.

Total hadiah yang diperebutkan dalam lomba masak tersebut mencapai Rp 10 juta. Juara 1 mendapatkan hadiah senilai Rp 5 juta, Juara 2 senilai Rp 3 juta, dan Juara 3 senilai mendapat Rp 2 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here