Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa. (Pertrominer/Sony)

Jakarta, Petrominer – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mencatat realisasi volume Jenis BBM Tertentu (JBT), yakni Solar dan Kerosene sampai dengan akhir 2018 tidak melebihi kuota nasional yang telah ditetapkan. Realisasi tersebut mencapai 99,11 persen dari kuota.

Begitu pula dengan realisasi volume Jenis BBM Penugasan Khusus (JBPK), yakni Premium, masih jauh di bawah kuota yang telah ditetapkan untuk tahun 2018. Realisasi JBPK hanya mencapai 78,23 persen dari kuota.

Menurut Kepala BPH Migas, Fansurullah Asa, mengatakan realisasi volume JBT hingga akhir tahun 2018 mencapai 16.085.247 kilo liter (KL), dari kuota 16.230.000 KL. Sementara realisasi volume JBPK sebesar 9.231.061 KL dari kuota 11.800.000 KL.

“Realisasi BBM subsidi ini sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya. Realisasi ini menunjukkan kian banyak masyarakat yang tidak lagi menggunakan BBM subsidi untuk bahan bakar kendaraannya,” ujar Fansurullah ketika memaparkan Capaian Kinerja BPH Migas Tahun 2018 di Kementerian ESDM, Jum’at (4/1).

Dia menegaskan, kinerja tersebut hampir sama dengan realisasi pada tahun-tahun sebelumnya, di mana realisasi volume BBM subsidi tidak pernah melampaui kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.

Hingga akhir tahun 2018, realisasi voume BBM Solar mencapai 15.545.275 KL atau 99,52 persen dari kuota 15.620.000 KL. Sementara realisasi volume Kerone sebesar 539.972 KL atau 88,52 persen dari kuota 600.000 KL.

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Program BBM Satu Harga telah mencapai 131 titik lembaga penyalur. Hal ini artinya BBM Satu Harga dapat dinikmati oleh kurang lebih 2 juta warga/penduduk Indonesia di berbagai wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Menurut Fanshurullah, pencapaian program BBM Satu Harga tahun 2018 ini sesuai dengan target Pemerintah, bahkan melebihi dari target yaitu dilaksanakan di 130 lokasi.

“Alhamdulillah apa yang kita targetkan 130 itu bahkan melampaui. Kami laporkan, sampai akhir tahun 2018 ini justru yang beroperasi 131 lokasi. Jadi ada 1 lokasi tambahan yang kita majukan, karena memang sudah siap, yang kemarin saya resmikan di Maluku Tenggara Barat, yaitu di Saumlaki,” ungkapnya.

Realisasi volume JBKP & JBT penyalur BBM Satu Harga 2018 (dalam KL). (BPH Migas)

Untuk realisasi penyaluran BBM dalam program BBM Satu Harga juga masih sesuai perkiraaan sebelumnya. Untuk jenis Premium sebesas 50.735 KL dan Solar sebanyak 33.482 KL. Program BBM Satu Harga ini dilaksanakan oleh PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here