Untuk menjadi pupuk, FABA diolah dengan teknologi mikroba yang merubah FABA menjadi pupuk NPK organik.

Pandeglang, Petrominer – Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau material abu sisa pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dapat dimanfaatkan untuk produk material bangunan yang dapat diaplikasikan di bidang kontruksi dan infrastruktur. Limbah ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

“Indonesia Power selalu berkomitmen untuk memanfaatan FABA secara besar-besaran dan massif, serta untuk mendorong UMKM maupun sejenisnya untuk menjadi penghasil produk turunan FABA baik itu dalam bentuk bahan baku konstruksi maupun pupuk yang berguna untuk pertanian maupun perkebunan,” ujar Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, Jum’at (24/6).

Ahsin menjelaskan, melalui salah satu unitnya PLTU Banten 2 Labuan OMU, Indonesia Power telah berhasil merubah FABA menjadi pupuk NPK organik. Ini merupakan suatu komitmen dan upaya reduce, reused serta recycle FABA

Untuk menjadi pupuk, FABA diolah dengan teknologi mikroba yang merubahnya menjadi pupuk NPK organik. Teknologi ini merupakan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan sebagai perwujudan metode ekonomi sirkular secara nyata.

“Ini akan terus kami kembangkan, selain pemanfaatan ke masyarakat pupuk ini juga kami manfaatkan untuk mengoptimalkan Hutan Tanaman Energi di lahan yang kami miliki,” ungkap Ahsin.

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa keberhasilan ini telah mengundang ketertarikan khalayak, tak terkecuali para mantan narapidana terorisme (napiter). Tergabung dalam sebuah koperasi Bina Insaf Mandiri, sebanyak 30 mantan napiter tertarik untuk “belajar” memanfaatkan FABA untuk menjadi pupuk npk organik, dengan harapan dapat membantu mensejahterakan pertanian di Pandeglang.

Melalui salah satu unitnya PLTU Banten 2 Labuan OMU, Indonesia Power berhasil ubah material abu sisa pembakaran PLTU atau FABA menjadi pupuk NPK organik.

Sebelumnya Indonesia Power PLTU Labuan juga telah melakukan uji coba pemupukan pada tanaman dengan menggunakan pupuk NPK organik dari FABA dan pupuk kimia/buatan.

Hasilnya tanaman yang menggunakan pupuk organik memperlihatkan kebutuhan nutrisinya cukup terpenuhi. Terlihat dari tinggi, warna dan tingkat kesegaran tanaman. Selain itu juga minim gangguan hama, buahnya lebih panjang dan sehat dibandingkan tanaman yang menggunakan pupuk kimia. Di sisi lain, tanah yang diberikan pupuk organik akan lebih gembur, hasil pH netral/tidak asam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here