Tim Rescue Whale Shark Paiton dipimpin oleh Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf. Imam Wibowo.
Ikan hiu paus yang terpantau berukuran 4,55 meter dan diduga masih dalam kategori anakan.
Hiu paus merupakan jenis hiu yang memiliki tubuh paling besar dibandingkan jenis hiu lainnya.
Lebar kanal inlet PLTU Paiton bervariasi dengan rata-rata 21 meter. Sementara kedalaman air di kanal inlet lebih kurang 9 meter.
Proses evakuasi menggunakan jaring kantong yang diberi bingkai besi berukuran 6×4 meter di bagian mulut jaring.
Ikan hiu paus yang terpantau berukuran 4,5-5 meter dan diduga masih dalam kategori anakan.
Tim penyelamat menerapkan kombinasi metode penyelamatan mengingat medan, yaitu kanal inlet PLTU Paiton, memiliki kecepatan arus 0,8 – 1 m/s.
Kawanan hiu paus mempunyai kebiasaan berenang secara individu untuk mencari makanan hingga ke daerah pesisir atau perairan dangkal.
Probolinggo, Petrominer – Upaya pembebasan hiu paus dari kanal inlet di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Jawa Timur, telah berjalan engan sukses. Penyelamatan ikan hiu yang diberi nama Paitonah itu berlangsung selama empat hari, tanggal 16-19 September 2019.
Menurut Ketua Tim Evakuasi Rescue Whale Shark Paiton, Letkol Imam Wibowo, kegiatan evakuasi menggunakan jaring kantong yang diberi bingkai besi berukuran 6×4 meter di bagian mulut jaring. Ini merupakan kombinasi beberapa metode penyelamatan mengingat medan, yaitu kanal inlet PLTU Paiton, memiliki kecepatan arus 0,8 – 1 m/s dengan lebar rata-rata 21 meter dan kedalaman air lebih kurang 9 meter.
Ikan hiu paus yang terpantau berukuran 4,5-5 meter, yang diduga masih dalam kategori anakan.
Tinggalkan Balasan