Jakarta, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menyabet Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2020 atas pencapaian dalam melaksanakan lingkungan kerja yang sehat, selamat, aman, dan ramah lingkungan. Penghargaan dari Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM tersebut diserahkan secara virtual, Selasa (3/11).

PGN Group berhasil meraih 19 Penghargaan, baik Patra Karya maupun Patra Nirbhaya. Para pemenang ditetapkan oleh Tim Penilai yang terdiri dari Ditjen Migas dan Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas.

Kategori Patra Karya:
1. PT Pertamina Gas Wilayah Timur (Patra Karya Raksa Tama)
2. PT Transportasi Gas Indonesia (Patra Karya Raksa Madya)
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I (Patra Karya Raksa Madya)

Kategori Patra Nirbhaya:
1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I (Karya Utama Adinugraha II)
2. PT Pertamina Gas Wilayah Timur (Karya Utama Adinugraha II)
3. PT Transportasi Gas Indonesia (Karya Utama Adinugraha II)
4. PT Pertamina Gas Project Management (Karya Utama Adinugraha I)
5. SAKA Indonesia Pangkah Ltd. (Karya Utama)
6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional II (Karya Utama)
7. PT Pertamina Gas Wilayah Barat (Karya Utama)
8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Transmission Management (Karya Utama)
9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional III (Karya Utama)
10. PT Kalimantan Jawa Gas (Karya Utama)
11. PT Perta Arun Gas (Karya Utama)
12. PT Perta-Samtan Gas (Karya Madya)
13. PT Nusantara Regas (Karya Madya)
14. PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Project Management Office (Karya Madya)
15. PT Gagas Energi Indonesia (Karya Pratama)
16. PT PGN LNG Indonesia (Karya Pratama)

“Puji syukur, komitmen dan realisasinya mendapatkan apresiasi yang membanggakan. Apalagi penghargaan yang didapatkan oleh keluarga PGN bertambah jika dibandingkan tahun lalu,” ungkap Direktur SDM dan Umum PGN, Beni Syarif Hidayat, Rabu (4/11).

Beni menjelaskan, PGN sebagai Subholding Gas dalam menjalankan perannya terus memperhatikan keselamatan kerja. Hal ini dilakukan demi berjalannya operasional yang baik dan optimal. Dalam pelaksanaannya, PGN menerapkan sistem manajemen HSSE yang berkesinambungan dengan mencanangkan Target Kinerja Zero Tolerance.

Menurutnya, Zero Tolerance menjadi sebagian besar persyaratan penghargaan ini. Zero Tolerance terhadap Kecelakaan yang Menghilangkan Hari kerja, Zero Tolerance terhadap Kegagalan Operasional/ Major Property Damage, Zero tolerance terhadap Major Gangguan Keamanan Terhadap Aset dan Zero tolerance terhadap Pencemaran Lingkungan.

Beni menegaskan, PGN meningkatkan kualitas dan implementasi prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dalam seluruh proyek, termasuk Anak Perusahaan. Targetnya yakni terciptanya budaya sadar risiko K3 dan tentunya capaian zero accident sepanjang masa operasional.

Dalam lingkup PGN Group, program keselamatan kerja dilaksanakan diantaranya dalam bentuk management visit, Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), Sertifikasi SMK3 dan upgrading ISO 45001:2018, Kampanye K3, Pelatihan K3, dan Pelaporan K3 kepada Lembaga Pemerintahan terkait salah satunya Dirjen Migas Kementerian ESDM. Sinergii antara PGN dan Regulator dalam upaya menerapkan keselamatan migas, diharapkan dapat menekan tingkat kecelakaan kerja.

Penerimaan penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan mengenai kinerja PGN dalam merealisasikan K3. Tetapi juga semakin memacu PGN beserta seluruh entitas perusahaan yang bekerja sama dengan PGN untuk terus menerapkan dan meningkatkan keselamatan kerja.

“Dengan lingkungan kerja yang sehat dan aman, diharapkan dapat menopang upaya PGN dalam menjalankan perannya sebagai Subholding Gas. Di sisi lain, diharapkan dapat mengarahkan PGN untuk mencapai target-target pembangunan dan pengembangan infrastruktur gas bumi secara berkelanjutan,” ujar Beni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here