Jakarta, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) membagikan dividen sebesar Rp 1,38 triliun dari laba berjalan. Jumlah tersebut senilai Rp 56,99 per lembar sahamnya.

“Tadi sudah diputuskan, untuk dividen besarnya Rp 1,381 triliun, kalau dibagi per lembar saham itu sekitar Rp 56,99 per lembar, kenaikannya sekitar 80 persen dari tahun lalu,” ujar Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, dalam jumpa pers usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PGN 2019, Jum’at (26/4).

Menurut Gigih, dividen tersebut akan dibagikan secara tunai kepada para pemegang saham, dengan rincian bagi saham seri A dwiwarna Rp 56,99, bagi saham seri B terbanyak sebesar Rp 786,9 miliar, bagi saham seri B milik masyarakat Rp 594,5 miliar. Sisanya dicatat sebagai saldo laba untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan perusahaan.

Lihat juga: PGN Cetak Laba Bersih US$ 305 Juta

Pada tahun 2018, PGN secara konsolidasian menghasilkan laba operasi sebesar US$ 645 juta, naik dibandingkan tahun 2017 yang sebesar US$ 515 juta. Hasil positif itu didorong peningkatan dari sisi pendapatan sebesar US$ 3,8 miliar, dari posisi US$ 3,5 miliar pada periode sebelumnya.

“Alhasil, posisi keuangan PGN pun kian kuat. Apalagi, laba bersih yang tercatat menembus angka US$ 305 juta, naik signifikan dibandingkan US$ 197 juta pada tahun 2017,” jelas Gigih.

Kinerja keuangan inipun diganjar penilaian yang stabil oleh berbagai lembaga pemeringkat utang. Secara keseluruhan, kondisi keuangan PGN masih dinilai stabil, tidak buruk selama tahun lalu.

Dari kinerja konsolidasi secara operasional, pada sisi hulu PGN menorehkan catatan lifting minyak dan gas bumi sebesar 39.213 BOEPD, sedangkan pengelolaan bisnis hilir meliputi niaga gas sebesar 962 BBTUD, transmisi gas sebanyak 2.101 MMSCFD, dan bisnis hilir lainnya 210 BBTUD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here