Direktur Utama Elnusa, Ali Mundakir (kiri), dan Direktur Utama PGE, Ahmad Yuniarto (kanan), menandatangani perjanjian kerjasama pengembangan teknologi panasbumi.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT Elnusa Tbk (Elnusa) sepakat untuk bersama-sama mengembangkan teknologi pengukuran laju alir dua fasa (two phase flow meter) dalam kegiatan produksi panasbumi. Ini merupakan terobosan teknologi panasbumi pertama di dunia.

“Kerjasama diawali dengan pemanfaatan teknologi ini pada Field Prototype untuk uji operasi di lapangan panasbumi PGE sebelum dapat dimanfaatkan secara luas,” ujar Direktur Utama PGE, Ahmad Yuniarto, usai menandatangani perjanjian kerjasama tersebut, Kamis (3/6).

Ahmad Yuniarto menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk komitmen mendayagunakan institutional knowledge PGE sebagai perusahaan pioneer yang memiliki sejarah pengalaman panjang dalam mengelola pemanfaatan energi bersih panasbumi di Indonesia.

“Hal yang paling membanggakan dari teknologi ukur laju alir fluida dua fasa panasbum ini diciptakan oleh pekerja PGE melalui serangkaian penelitian di Indonesia dan Selandia Baru. Karena hingga saat ini belum ada teknologi pengukuran secara real-time fluida panasbumi di sumur produksi. Dengan inovasi ini maka dapat diperoleh real-time data untuk memastikan operational excellence sumur panasbumi sehingga dapat menjaga kualitas sumur tersebut,” jelasnya.

Kerjasama menjadi salah satu bentuk nyata dari sebuah komitmen sinergi untuk berkolaborasi memberikan nilai tambah bagi Pertamina group serta bentuk dukungan terhadap pengembangan produk karya anak bangsa menuju tahap komersialisasi dari teknologi laju alir dua fasa. Kedua belah pihak berharap kerjasama ini dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam pengembangan potensi energi baru terbarukan di Indonesia yang dapat mendorong transisi energi di Indonesia.

Setelah dilakukan uji operasi, teknologi ini diharapkan dapat digunakan secara luas sebagai kontribusi PGE terhadap pengembangan teknologi geothermal, baik di Indonesia maupun dunia internasional.

Sementara Direktur Utama Elnusa, Ali Mundakir, mengyebutkan bahwa Elnusa saat ini terus berupaya meningkatkan kapabilitas serta kapasitas melalui kompetensi unggul yang dimilikinya. Sejalan dengan itu, Elnusa juga memperkuat bisnis partnership baik dalam lingkup Pertamina Grup maupun dengan perusahaan nasional dan juga internasional.

“Kesepakatan perjanjian kerjasama dengan PGE ini merupakan salah satu realisasi lanjutan dari kerjasama yang sudah terjalin cukup erat sebelumnya,” ujar Ali.

Dia menyebut kerjasama ini sebagai salah satu langkah strategis Elnusa untuk masuk lebih jauh ke dalam bisnis energi terbarukan. Apalagi, Elnusa memiliki kompetensi yang unggul pada sisi engineering dan fabrikasi serta pemasaran produk-produk peralatan teknis yang digunakan dalam operasional panasbumi. Sementara PGE memiliki kemampuan teknis dan ilmiah untuk melakukan inovasi atas peralatan-peralatan yang dibutuhkan dalam operasional panasbumi.

“Dengan keunggulan tersebut, maka aliansi strategis korporasi bersama dengan PGE ini akan membuat keduanya tumbuh dan maju bersama,” tegas Ali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here