
Jakarta, Petrominer – Tuntutan bersaing di era digitalisasi juga turut dirasakan di sektor industri alat-alat kesehatan. Hal ini mendorong Pemerintah untuk mengadakan link yang terpusat antara pemerintah dengan jejaring serta fasilitasi alat kesehatan secara nasional dalam sistem “Satu Sehat.” Apalagi, sistem digitalisasi dalam pengadaan ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan di sektor industri alat-alat kesehatan.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengemukakan dengan semakin bertumbuhnya industri alat-alat kesehatan, akan semakin membuka lebih tinggi lagi penyerapan tenaga kerja di dalam negeri. Industri ini diharapkan bisa tumbuh lebih besar dari saat ini, yakni 12 persen atau jauh di atas pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 8 persen per tahun.
Saat membuka secara resmi IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 di Jakarta, Rabu (5/8), Budi menyampaikan harapan agar perkumpulan organisasi Perusahaaan Alat-alat Kesehatan Laboratorium Indonesia (Gakeslab Indonesia) mampu menjaga keseimbangan dan menata model bisnisnya, sehingga dapat menjadikan marjin distribusi lebih efisien. Langkah ini diyakini mampu mengatasi tingginya harga alat kesehatan di dalam negeri karena banyaknya alur (tahapan) sistem sub kontrak pengadaan peralatan di dalam negeri.
Dalam kesempatan yang sama, CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, menyatakan optimismenya Indonesia menjadi basis produksi alat-alat kesehatan di tingkat dunia. Dengan potensi jumlah penduduk dan kemampuan industri alat-alat kesehatan yang sudah mumpuni, Krista Exhibitions Group berkomitmen menghadirkan platform bisnis dan kolaborasi yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan di industri alat kesehatan, mulai dari produsen, distributor, regulator, hingga penyedia layanan kesehatan.
Melalui beragam program edukatif yang diselenggarakan, menurut Daud, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 dapat mempercepat transfer teknologi, memperluas jejaring bisnis, serta mendorong lahirnya inovasi yang mendukung kemandirian dan daya saing industri alat kesehatan Indonesia di pasar global. Pameran ini diselenggarakan pada 5–7 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pameran ini dihadiri 60 perusahaan lokal dan internasional dari sembilan negara, yaitu China, Singapura, Korea Selatan, India, Indonesia, Jepang, Jerman, Malaysia, dan Pakistan. Selama tiga hari berpameran, para pengunjung dapat menjelajahi beragam produk dan teknologi terkini di bidang alat kesehatan, laboratorium, diagnostik, serta berbagai solusi pendukung layanan kesehatan yang terus berkembang pesat. Produk-produk yang dipamerkan mencakup alat diagnostik presisi, peralatan laboratorium canggih, perangkat medis berteknologi tinggi, hingga inovasi berbasis digital yang mendukung telemedicine dan layanan kesehatan jarak jauh.
Sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan bisnis dan memperluas akses pasar, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 juga menghadirkan business matching dan hosted buyers. Program ini dirancang untuk memfasilitasi pertemuan bisnis yang terarah antara produsen, distributor, dan pemilik merek dengan jaringan ritel modern, sehingga membuka peluang terciptanya kemitraan strategis, perluasan distribusi produk, serta pengembangan pasar yang berkelanjutan.









Tinggalkan Balasan