Jakarta, Petrominer – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan PT Delta Dunia Makmur, Tbk (Delta Dunia Group), berencana menerbitkan surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat. Surat utang senilai maksimal US$ 500 juta ini akan dimanfaatkan sebagai alternatif pembiayaan.
Rencana penerbitan surat utang tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2022 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Delta Dunia Group yang digelar, Kamis (8/6). RUPS ini dihadiri anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, baik secara fisik maupun online.
Presiden Direktur Delta Dunia Group, Ronald Sutardja, menjelaskan bahwa RUPS telah menyetujui rencana Perseroan dan/atau PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) untuk menerbitkan Surat Utang berdenominasi Dolar Amerika Serikat guna memperoleh alternatif pembiayaan. Surat Utang ini nantinya akan ditawarkan kepada investor-investor di luar wilayah Republik Indonesia, dengan jumlah maksimal sebesar US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,43 triliun.
Tingkat bunga maksimal Surat Utang tersebut sebesar 12 persen per tahun. Jatuh tempo Surat Utang maksimal di tahun 2029.
“Rencana penerbitan Surat Utang bertujuan untuk terus memperkuat kondisi keuangan serta kegiatan usaha BUMA. Struktur pembiayaan baru yang memiliki syarat dan kondisi yang lebih menguntungkan, akan memberikan fleksibilitas lebih untuk mengelola likuiditas dan arus kas Perusahaan, demi pengembangan kegiatan usaha,” ungkapnya.
Dividen Tunai
RUPS juga menyetujui penggunaan sebagian laba bersih tahun buku 2022 untuk pembagian dividen kepada para pemegang saham total US$ 7,15 juta atau sekitar Rp 106,3 miliar. Delta Dunia Group telah membayarkan dividen interim sebesar US$ 5,15 juta atau sekitar Rp 76,6 miliar kepada pemegang saham pada tanggal 30 Desember 2022. Sebesar US$ 2 juta sisanya, atau sekitar Rp 29,7 miliar, akan dibayarkan dalam bentuk dividen tunai final dengan jadwal yang akan diumumkan segera. Sementara sisa laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk Perseroan sejumlah US$ 21,5 juta atau sekitar Rp 319 miliar akan dialokasikan untuk memperkuat permodalan Perseroan.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemegang saham atas dukungan dan partisipasi yang telah diberikan kepada Delta Dunia Group sehingga kami berhasil mencapai kinerja positif di sepanjang 2022 lalu dan mencatatkan pendapatan (revenue) signifikan US$ 1.554 miliar atau sekitar Rp 23.115 triliun, meningkat 71 persen dari 2021. Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar US$ 29 juta atau sekitar Rp 431,3 miliar,” ujar Ronald.








Tinggalkan Balasan