, , ,

Bahlil Luncurkan 10 Buku Rekam Jejak Kepemimpinan dan Kebijakan

Posted by

Jakarta, Petrominer – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meluncurkan 10 buku yang merekam perjalanan kebijakan, kepemimpinan, serta transformasi ekonomi Indonesia melalui hilirisasi, investasi, dan kedaulatan energi. Peluncuran buku tersebut buku tersebut digelar bersamaan dengan peringatan ulang tahunnya yang ke-50, Jum’at (7/8).

Acara peluncuran buku yang dipadukan dengan bedah buku tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, jajaran Kabinet Merah Putih, akademisi, pelaku usaha, serta tokoh nasional.

Ke-10 buku tersebut memotret berbagai kebijakan yang pernah diambil, mulai dari hilirisasi sumber daya alam, transisi dan kedaulatan energi, investasi inklusif, pembangunan kawasan industri, pengembangan ekosistem kendaraan listrik, hingga kepemimpinan dan perjalanan hidup. Beberapa judul utama antara lain Tuan di Negeri Sendiri: Navigasi Hilirisasi Berkeadilan, Transformasi Energi Negeri: Resiliensi, Transisi Energi, dan Hilirisasi, serta Investasi Inklusif dan Berkelanjutan: Konsep dan Capaian.

Buku berjudul Tuan di Negeri Sendiri merupakan disertasi Bahlil. Dalam buku tersebut, dia menekankan bahwa perjalanan hilirisasi tidak akan benar-benar selesai sampai masyarakat setempat merasakan kesejahteraan secara merata. Hilirisasi harus adil bagi rakyat di sekitar kawasan industri dan daerah penghasil, serta lestari bagi bumi.

“Bagaimana mungkin kita mau menggaungkan hilirisasi di daerah kemudian yang mendapatkan manfaatnya itu hanya pemerintah pusat dan investor. Saya pun mengatakan bahwa itu adalah hilirisasi berbagai instrumen kesejahteraan, tetapi orang daerah harus menjadi tuan di negerinya sendiri,” ungkap Bahlil dalam sambutannya.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai, buku-buku Bahlil tersebut adalah karya otentik.

“Yang membuat buku ini otentik adalah penulisnya. Pak Bahlil lahir di Seram Timur. Ayahnya seorang kuli bangunan, ibunya buruh cuci. Berdiri di atas tanah yang kaya tetapi pulang dengan tangan kosong. Hari ini menulis buku tentang bagaimana anak-anak seperti dia tidak boleh lagi menjadi penonton di negerinya sendiri.”

Sementara Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengaku telah lebih dari 20 tahun mengenal Bahlil.

“Saya mengenal Pak Bahlil lebih dari 20 tahun. Saya menyukai cerdiknya, silaturahminya dan pemikirannya ke depan.” Rosan melanjutkan, “Pak Bahlil telah meletakkan fondasi yang sangat kuat untuk investasi negeri ini.”

Selain membahas kebijakan publik, rangkaian buku ini juga menampilkan sisi kepemimpinan, strategi negosiasi, hingga perjalanan hidup Bahlil Lahadalia melalui sejumlah karya kolaboratif para penulis Indonesia.

Rangkaian 10 buku ini diharapkan menjadi sumbangsih sekaligus sumber rujukan yang valid, kaya data dan analisis, bagi mahasiswa, birokrat, pelaku usaha, peneliti, serta para pembuat kebijakan dalam memahami fondasi, tantangan, dan arah transformasi energi serta industri Indonesia pada masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *