Konawe Kepulauan – Pemerintah kembali meresmikan dua lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) Satu Harga, Jum’at (20/7). Kedua lembaga penyalur BBM tersebut adalah SPBU Kompak di Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara dan SPBU Kompak di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Peresmian kedua SPBU Kompak ini merupakan titik ke-5 dan ke-6 BBM Satu Harga yang didirikan oleh PT Pertamina (Persero) tahun 2018. Hingga saat ini, sudah beroperasi 10 lembaga penyalur BBM Satu Harga di tahun 2018 (4 diantaranya belum diresmikan), sehingga masih ada 63 titik lagi yang akan beroperasi hingga akhir tahun 2018.

Sebagaimana diketahui, melalui Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan secara Nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017, sebanyak 160 lembaga penyalur BBM Satu Harga akan didirikan hingga 2019.

Pada akhir tahun 2018 ditargetkan akan berdiri 130 lembaga penyalur. Sebelumnya di 2017, telah dibangun 57 penyalur, sehingga pada tahun 2018 ini ditargetkan 73 lembaga penyalur akan beroperasi.

Acara peresmian, yang dipusatkan di SPBU Kompak di Wawonii Barat, Konawe Kepulauan, dilakukan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Yuli Rachwati bersama Anggota Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar, General Manager MOR VII PT Pertamina (Persero) Tengku Fernanda, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan Cecep Trisnajayadi, dengan disaksikan AUPK DEN Syamsir Abduh, Inspektur II KESDM Sahid Junaidi, jajaran TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan.

“Melalui program BBM Satu Harga, Pemerintah berkomitmen untuk terus menambah jumlah lembaga penyalur BBM di seluruh Indonesia. Ini merupakan salah satu agenda prioritas Pemerintah, membangun Indonesia terutama daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dalam kerangka negara kesatuan”, ujar Yuli Rachwati.

Kementerian ESDM dan Badan Usaha Pelaksana Penugasan (Pertamina dan AKR) terus melakukan pemetaan lokasi sasaran program BBM Satu Harga. Untuk wilayah Sulawesi, setelah Kabupaten Konawe Kepulauan dan Kabupaten Kepulauan Sitaro, akan ada tiga kabupaten lain yang akan didirikan lembaga penyalur BBM, yaitu yaitu Sigi, Gorontalo Utara, dan Kepulauan Talaud.

Adanya SPBU ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Konawe Kepulauan. Sebelumnya, harga BBM di sini jauh lebih tinggi dari harga yang ditetapkan Pemerintah.

Selama ini, kebutuhan BBM di daerah tersebut dipenuhi dari Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari dengan menggunakan kapal khusus oleh masyarakat. Akibatnya, harga BBM bisa menembus Rp 15.000 per liter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here