Kantor Pusat PLN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jakarta, Petrominer – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, kembali merombak susunan komisari dan direksi PT PLN (Persero). Langkah ini disebutnya sebagai hal biasa terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam mendukung restrukturisasi PLN melalui Holding dan Subholding.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN melalui Keputusan Menteri BUMN nomor SK-212/MBU/09/2022 dan nomor SK-213/MBU/09/2022 pada tanggal 21 September 2022 telah memutuskan melakukan perubahan nomenklatur, pengangkatan dan pemberhentian Direksi serta Komisaris PT PLN (Persero).

Dalam surat keputusan tersebut, RUPS memberhentikan dengan hormat Haryanto WS sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali, dan Bob Saril sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan.

Selain itu, RUPS juga mengangkat Dadan Kusdiana sebagai Komisaris dan memberhentikan dengan hormat Rida Mulyana sebagai Komisaris.

Berikut susunan Direksi PLN yang baru:

  1. Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
  2. Direktur Distribusi: Adi Priyanto
  3. Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis: Hartanto Wibowo
  4. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital: Yusuf Didi Setiarto
  5. Direktur Manajemen Pembangkitan: Adi Lumakso
  6. Direktur Keuangan: Sinthya Roesly
  7. Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan: Wiluyo Kusdwiharto
  8. Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem: Evy Haryadi
  9. Direktur Retail dan Niaga: Edi Srimulyanti

Sementara susunan komisaris PLN adalah:

  1. Komisaris Utama: Amien Sunaryadi
  2. Wakil Komisaris Utama: Suahasil Nazara
  3. Komisaris: Mohamad Ikhsan
  4. Komisaris: Dudy Purwagandhi
  5. Komisaris: Eko Sulistyo
  6. Komisaris: Tedy Bharata
  7. Komisaris: Susiwijono Moegiarso
  8. Komisaris: Dadan Kusdiana
  9. Komisaris Independen: Alex Iskandar
  10. Komisaris Independen: Charles Sitorus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here