Jakarta, Petrominer – SKK Migas menjadikan Hari Antikorupsi Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, sebagai momentum penting untuk memperkuat barisan integritas di lingkungan SKK Migas. Kali ini ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Komitmen Integritas oleh Manajemen SKK Migas, yang memuat delapan poin utama terkait upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi.
Prosesi penandatanganan tersebut disaksikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, bersama Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto dan para pekerja SKK Migas, yang digelar di kantor SKK Migas, Selasa (9/12).
Penandatanganan deklarasi ini disertai pembacaan deklarasi oleh seluruh pekerja SKK Migas sebagai bentuk public commitment, yakni sebuah janji moral kepada bangsa bahwa SKK Migas berdiri teguh sebagai institusi dengan tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional.
Deklarasi pada perayaan ini juga menjadi penegasan bahwa SKK Migas tidak hanya berfokus pada pencapaian target produksi, lifting, maupun penyelesaian proyek strategis. Namun juga memastikan bahwa seluruh langkah tersebut dijalankan dengan prinsip integritas yang kuat, demi masa depan energi Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan.
Ketua KPK menyampaikan apresiasinya atas rangkaian inisiatif pencegahan korupsi yang telah dilakukan SKK Migas. Dia pun menyoroti salah satu pesan sederhana namun kuat yang ditemuinya saat berada di fasilitas SKK Migas.
“Saya ke toilet SKK Migas, ada yang menggelitik tapi mengandung makna luar biasa, uang kantor, uang KKKS, uang teman, uang vendor, bukan uangmu. Ini pesan yang luar biasa,” ujar Setyo.
Menurutnya, pesan-pesan sederhana seperti itu seharusnya menjadi pengingat kuat bagi setiap pekerja untuk menjauh dari potensi tindakan koruptif.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPK juga menyinggung Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang saat ini berada pada angka 37 dari 100. Angka ini menjadi pengingat bahwa praktik korupsi masih terjadi dan membutuhkan komitmen seluruh pihak untuk memberantasnya.
“Itu artinya korupsi masih ada. Swasembada energi tidak akan ada tanpa swasembada integritas,” tegas Setyo.
Perkuat Barisan
Sementara Kepala SKK Migas menekankan bahwa peringatan Hari Antikorupsi Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan integritas di lingkungan SKK Migas.
“Momentum ini untuk memastikan bahwa tidak ada jendela yang pecah di SKK Migas. Dan kalaupun ada retakan kecil, kita perbaiki bersama sebelum menjadi kerusakan besar,” ungkapnya.
Djoko menjelaskan tema peringatan tahun ini, “Satu Energi, Satu Integritas: Basmi Korupsi Demi Swasembada Energi,” mencerminkan komitmen SKK Migas dalam menjaga integritas sebagai fondasi utama mewujudkan kemandirian energi bangsa.
“Tidak ada swasembada energi tanpa swasembada integritas. Integritas adalah energi yang menggerakkan setiap keputusan, setiap proses bisnis, dan setiap kebijakan yang kita ambil,” tegasnya.








Tinggalkan Balasan