, ,

Kemenhan Setuju Lahannya untuk Perluasan Kilang Cilacap

Posted by

Cilacap, Petrominer – Kementerian Pertahanan merelakan sebagian lahannya digunakan dalam pembangunan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap, Jawa Tengah. Ini menjadi bentuk keseriusan Kemenhan dalam mendukung PT Pertamina (Persero) menjalankan amanah Pemerintah untuk membangun proyek strategis nasional dan menguatkan ketahanan energi Indonesia

Signal persetujuan dari Kemenhan tersebut disampaikan oleh Kolonel Czi Heri Sutrisma dari Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan (Ditjen Kuathan) Kemenhan saat mengunjungi area proyek RDMP Cilacap yang ada di Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (13/8).

Usai melihat lokasi pembangunan itu, Kolonel Czi Heri Sutrisma menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pengembangan proyek strategis nasional ini. Kedua pihak telah merumuskan berita acara dan menyepakatinya dengan menorehkan tanda tangan.

“Ini menjadi bentuk keseriusan Kemenhan RI dalam mendukung Pertamina menjalankan amanah pemerintah untuk membangun proyek strategis nasional dan menguatkan ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.

Secara prinsip, jelas Kolonel Heri, Kemengan menyetujui dan akan mendukung proyek strategis nasional ini dengan menggunakan Barang Milik Negara (BMN) TNI AD untuk proyek RDMP Cilacap. Lahan yang dimaksud adalah milik Kodam IV Diponegoro dengan luas 5,2 hektar lebih.

“Hasilnya akan kami laporkan ke Menteri Pertahanan, tindak lanjutnya nanti setelah ada komunikasi dengan Kementerian Keuangan,” ungkap Kolonel Heri.

Kedatangan rombongan Kemhan tersebut merupakan tindak lanjut surat Direktur Mega Proyek dan Petrokimia (MP2) Pertamina tertanggal 21 Desember 2018 yang isinya memohon area tanah milik TNI di area pantai Teluk Penyu, Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap untuk digunakan dalam pembangunan proyek RDMP Cilacap.

Menurut Project Coordinator RDMP Cilacap, Ari Dwikoranto, tanah seluas 52.102 meter persegi yang statusnya telah tersertifikasi itu dimohon untuk digunakan Pertamina menjadi bagian dari perluasan kilang RDMP. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap early work atau penyiapan lahan dengan tingkat penuntasan pekerjaan sudah mencapai 32,5 persen.

Ari menjelaskan, beberapa fasilitas akan dibangun di area RDMP yang sekarang milik TNI AD itu diantaranya adalah fasilitas sterilisasi dan filtrasi air laut yang akan digunakan untuk operasional kilang, tanki penampung LNG, dan fasilitas pendukung lainnya seperti jaringan kelistrikan, site office dan gudang.

Proyek RDMP Cilacap bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi kilang RU IV Cilacap dari 348.000 barel per hari menjadi 400.000 barel per hari. Selain itu, secara kualitas produksi juga akan meningkat dari Euro 2 menjadi Euro 5. Hingga saat ini, tercatat unit pengolahan Cilacap merupakan kilang tebesar di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *