Sebagai upaya menghilangkan trauma, para pekerja Milenial Pertamina ajak anak-anak bermain di lokasi pengungsian.

Indramayu, Petrominer – Setelah berhasil memadamkan api yang membakar tangki area T-301 di kilang Balongan, Pertamina memulai tahapan pemulangan warga terdampak ke pemukiman masing-masing. Sosialisasi pun digelar terkait dengan tahapan dari rencana pemulangan warga tersebut.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, menjelaskan bahwa tahapan ini dimulai dengan pelaksanaan sosialisasi kepada sekitar 40 peserta yang terdiri dari Muspika, Kuwu (Kepala desa), tokoh masyarakat, pengurus lingkungan (Ketua RW dan RT) serta TNI dan POLRI di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (5/4) lalu.

“Kegiatan sosialisasi dilanjutkan kepada warga terdampak di lokasi pengungsian pada hari ini,” ujar Ifki, Rabu (7/4).

Jelang kepulangan warga ke kediaman masing-masing, menurutnya, Pertamina akan menyiapkan swab antigen untuk screening Covid-19 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan warga dari pengungsian kembali ke pemukiman dalam keadaan sehat.

”Untuk warga dengan hasil swab negatif akan dipulangkan. Namun, bagi warga dengan hasil swab positif akan diidentifikasi lebih lanjut gejala yang dialami,” jelas Ifki.

Warga dengan gejala ringan, sedang dan berat akan langsung dirujuk ke RS Pertamina Balongan atau RS rujukan lainnya. Sedangkan warga dengan hasil swab positif namun tanpa ada gejala akan diminta melaksanakan isolasi mandiri.

“Dengan pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan warga dapat memahami proses dan prosedur kepulangan warga yang saat ini masih mengungsi di GOR Bumi Patra. Harapan kami, semua warga sehat dan dapat segera berkumpul kembali dengan keluarganya di kediaman masing-masing,” ujar Ifki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here