Kunjungan JBIC ke Proyek PLTGU Jawa-1 di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, akhir Januari 2020 lalu.

Karawang, Petrominer – Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mengapresiasi perkembangan proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 1.760 MW di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Sebagai salah satu Senior Lenders, JBIC telah mengunjungi lokasi proyek tersebut akhir Januari 2020 lalu.

“Kami mengapresiasi progress pembangunan PLTGU Jawa-1 yang berjalan dengan baik dan well-managed. Tidak hanya dalam aspek konstruksi, namun juga aspek lingkungan dan sosial,” ujar Director Division 4, New Energy and Power Finance Department I, Infrastructure and Environment Finance Group JBIC, Kitamura Kenichiro.

Rombongan JBIC di lokasi proyek Jawa-1 diterima oleh Manajemen PT Jawa Satu Power (JSP). JSP merupakan perusahaan konsorsium antara PT Pertamina Power Indonesia, Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation.

Kegiatan ini dilakukan JBIC dalam rangka untuk meninjau progress pembangunan PLTGU secara langsung. Pendanaan dari JBIC untuk proyek PLTGU Jawa-1 ini ditandai dengan penandatanganan loan agreement pada tanggal 18 Oktober 2018 lalu, dengan pendanaan senilai US$ 604 juta.

Perwakilan JBIC juga berkesempatan mengunjungi lokasi rehabilitasi kawasan hutan di Muara Ciasem, Subang. Upaya rehabilitasi ini dilakukan oleh JSP dengan bekerjasama dengan Perum Perhutani.

Rehabilitasi yang akan dilakukan berupa konservasi hutan bakau (mangrove), pelestarian satwa endemik yaitu burung kacamata putih, pemberdayaan masyarakat serta edukasi kelestarian hutan. Hal ini merupakan komitmen JSP terhadap pengelolaan lingkungan sesuai AMDAL, UKL/UPL, serta Environmental and Social Impact Assessment (ESIA).

Di akhir kunjungan, Kitamura juga mengapresiasi kinerja dan good teamwork di antara Sponsors Jawa-1 yang telah berjalan saat ini dan berharap hal ini dapat terus ditingkatkan. Dia juga menegaskan kembali harapannya agar proyek PLTGU Jawa-1 dapat berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan juga komunitas masyarakat setempat seraya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitarnya.

Listrik yang akan dihasilkan oleh PLTGU Jawa-1 akan disalurkan ke sistem kelistrikan Jawa-Bali melalui jaringan transmisi 500 kV dari lokasi pembangkit ke Gardu Induk 500 kV di kawasan Cibatu Baru, Bekasi, dengan panjang jaringan transmisi sepanjang 52 km untuk 118 tower. Salah satu lokasi pembangunan tower transmission line di Kabupaten Bekasi ini juga ditinjau langsung oleh rombongan JBIC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here