Salah satu tower penopang jaringan SUTT 150 kV.

Pontianak, Petrominer – PT PLN (Persero) memulai pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tayan – Sandai sepanjang 165 kilometer. Proyek jaringan transmisi terpanjang di Kalimantan Barat ini bakal meningkatkan kehandalan pasokan listrik demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB), Reisal Rimtahi Hasoloan, menjelaskan jaringan SUTT 150 kV Tayan-Sandai ini akan terbagi menjadi empat section pekerjaan. Pembagian ini untuk mempermudah pemantauan dan pelaksanaannya.

Peresmian pembangunan proyek jaringan listrik yang akan membentang di Kabupaten Sanggau dan Ketapang ini diawali dengan Kick off Meeting antara PLN UIP KLB dengan para mitra pada, yang digelar Rabu (27/7) lalu.

“Kami berharap para mitra yang telah terpilih dapat bekerja dengan baik sesuai target waktu dan mutu yang telah ditetapkan dan terus bersinergi dengan PLN UIP KLB untuk meminimalkan kendala lapangan yang mungkin saja bisa terjadi,” ujar Reisal, Jum’at (29/7).

Dengan panjang bentangan jalur mencapai 165 kilometer, jalur SUTT 150 kV Tayan-Sandai ini akan memiliki tower sebanyak 432 titik lokasi. Direncanakan, jalur ini akan melewati 7 kecamatan dan 21 desa yang ada di kedua kabupaten.

Reisal mengatakan, pembangunan SUTT ini juga nantinya akan memberikan dampak yang signifikan bagi kehandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.

Proyek ini merupakan proyek strategis pemerintah yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Dengan adanya pembangunan SUTT 150 kV Tayan-Sandai, maka interkoneksi antara Sistem Kelistrikan Khatulistiwa dengan Sistem Kelistrikan Ketapang akan terwujud. Ditambah lagi, surplus daya yang ada pada Sistem Khatulistiwa dapat disalurkan juga ke Sistem Ketapang yang saat ini masih bersifat isolated.

“Hal itu tentu memberikan banyak manfaat bagi kehandalan penyediaan listrik untuk kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan membuka peluang-peluang baru investasi di kedua kabupaten tersebut,” ucap Reisal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here