Sebanyak 431 orang Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV Kementerian ESDM dirotasi.

Jakarta, Petrominer — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kembali merombak jajaran struktural di lingkungan Kementerian ESDM. Sebanyak 431 orang Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV dirotasi.

Pelantikan pejabat struktural eselon II, III dan IV ini merupakan bagian dari penataan dan penyegaran organisasi dalam rangka peningkatan kinerja Kementerian ESDM. Perombakan kali ini menjadi yang terbesar kedua setelah bulan Juni 2015 lalu dirotasi 362 orang pejabat eselon III dan IV.

Usai acara pelantikan yang digelar di Gedung Arsip Kementerian ESDM di Pondok Ranji, Tangerang, Rabu pagi (20/7), Sudirman menjelaskan bahwa pegawai yang mendapat amanah hari ini adalah lini terdepan dalam pencapaian kinerja Kementerian ESDM. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan dan melakukan inovasi terhadap upaya-upaya perbaikan sesuai bidang tugas masing-masing.

“Di awal mengemban amanat, tantangan terbesar adalah menyamakan visi, pikiran, meningkatkan engagement dan menumbuhkembangkan rasa saling menghormati untuk mencapai tujuan bersama,” paparnya.

Sebanyak 431 pejabat struktural yang dilantik terdiri atas promosi 125 orang (15,9%), rotasi internal 137 (17,4%), rotasi antar unit 24 orang (3,1%) dan perubahan nomenklatur 145 orang (18,4%). Selain itu, terdapat 4 organisasi baru yaitu Biro Organisasi dan Tata Laksana pada Sekretariat Jenderal, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas pada Ditjen Migas, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur EBTKE pada Ditjen EBTKE dan Direktorat Penerimaan Negara Minerba pada Ditjen Minerba.

Hingga saat ini, telah lebih dari 1.000 peristiwa promosi, rotasi dan demosi untuk menyegarkan 800 jabatan yang ada. Dengan demikian, hampir seluruh pejabat di Kementerian ESDM telah mengalami perpindahan tugas (tour of duty), baik secara vertikal (promosi) maupun horisontal (rotasi).

“Memberhentikan dan mengganti pejabat tinggi serta mereformasi tata kelola migas seperti menghapus subsidi, pengoperasian kilang TPPI dan pembubaran Petral merupakan hal yang tidak pernah disentuh pada masa lalu karena sarat dengan kepentingan,” tegas Sudirman.

Lebih lanjut, dia meyakinkan bahwa dengan kelurusan niat dan dukungan dari seluruh elemen di Kementerian ESDM, hal yang sulit dan tampaknya mustahil, dapat dilaksanakan dengan baik. Misalnya, pembubaran Petral yang menghemat sebesar Rp 8,5 triliun hingga 2017. Tidak hanya itu, Menteri ESDM juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan sektor ESDM. Hal ini merupakan wujud pertanggungjawaban kepada publik, dan untuk mengembalikan kepercayaan publik.

“Sekarang ini, kredibilitas Kementerian ESDM sangat baik. Tantangannya adalah mempertahankan itu jangan sampai hancur. Satu kasus saja kita main-main, maka akan sama saja (dengan yang dulu),” tandasnya.

Menurut Sudirman, penyegaran dan penataan organisasi telah menumbuhkan kerja kolektif yang menghasilkan capaian-capaian signifikan. Capaian tersebut antara lain:

  1. Pengalihan subsidi ke sektor yang produktif dan pemangkasan 60% perizinan,
  2. Realisasi anggaran semester I 2016 nilainya 2 kali lipat dari realisasi periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya,
  3. Peningkatan profesionalisme (peningkatan level auditor, serah terima barang milik negara (BMN) ke Pemda dan sertifikasi pegawai),
  4. Kepatuhan untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai 100%,
  5. Apresiasi dari dalam negeri (penghargaan pengendalian dan kepatuhan pelaporan gratifikasi dari KPK serta penghargaan inovasi pelayanan publik dari KemenPAN-RB),
  6. Apresiasi dunia internasional antara lain International Energy Agency (IEA), Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan International Energy Forum (IEF) yang memberikan kemudahan akses energi global langsung dengan produsen. Sebagai contoh direct deal dengan negara produsen migas di kawasan timur tengah.

“Seluruh capaian di atas hanya dapat diraih dengan kekompakan, dukungan dan kerja sama seluruh pihak di Kementerian ESDM, sehingga kementerian ini semakin kuat, solid dan mampu memenuhi harapan-harapan masyarakat,” ujar Sudirman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here