Jakarta, Petrominer – PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) memulai program pemboran kembali di lapangan Duri, Blok Rokan, Riau. Kepastian pelaksanaan program pemboran tersebut dilakukan setelah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tersebut berhasil menyelesaikan seluruh izin yang diperlukan.

“Setelah mendapatkan seluruh izin yang diperlukan, PT Chevron Pacific Indonesia memulai program pemboran kembali pada tanggal 29 Desember 2020 di Duri. Kami sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah membantu,” ujar Manager Corporate Communications CPI, Sonitha Poernomo, Rabu (30/12)

Menurut Sonitha, realisasi program ini merupakan bukti komitmen CPI untuk menjaga tingkat produksi pada saat transisi dan masa-masa berikutnya. Langkah ini tentu saja akan sangat bermanfaat baik bagi Pemerintah maupun operator berikutnya.

Sebelumnya, Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, menyebutkan bahwa pemboran yang dilakukan oleh CPI di blok Rokan tinggal menunggu surat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Setelah itu, proses pemboran bisa dilaksanakan.

Menurut Julius, jumlah sumur yang sudah siap untuk ditajak sebanyak dua sumur dari total enam sumur yang direncanakan CPI tahun 2020 ini. Program pemboran di blok Rokan merupakan upaya penambahan produksi dari masa transisi pada tahun 2020 hingga alih kelola kepada Pertamina pada Agustus 2021 mendatang.

Investasi untuk kegiatan pemboran tersebut diperkirakan mencapai US$ 154 juta, yang terdiri atas pengeboran 11 sumur untuk peningkatan produksi dengan investasi US$ 11 juta tahun ini dan 107 sumur dengan perkiraan investasi US$ 143 juta untuk penambahan produksi tahun 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here