Konferensi pers pencapaian kinerja sektor migas di Gedung Ditjen Migas, Jakarta, Selasa (14/1). (Petrominer/Fachry Latief)

Jakarta, Petrominer – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sejumlah capaian yang positif sepanjang tahun 2019. Salah satunya dalah penghematan dari program mandatori B20 (biodiesel 20 persen) karena berhasil mengurangi impor solar.

“Mandatori B20 mencapai 98,13 persen dengan potensi penghematan dari pengurangan impor solar sebesar US$ 2,62 miliar,” ujar Pelaksana Tugas Dirjen Migas, Djoko Siswanto, dalam konferensi pers tentang capaian kinerja tahun 2019 dan rencana kerja tahun 2020 di kantor Ditjen Migas, Selasa (14/1).

Berikut capaian kinerja Ditjen Migas tahun 2019:

  1. Penandatanganan 3 wilayah kerja (WK) baru yaitu WK Anambas, Selat panjang dan West Ganal. Bonus tanda tangan sebesar US$ 37,6 juta dan komitmen pasti US$ 268,5 juta.
  2. Penandatanganan kontrak perpanjangan/alih kelola 5 blok migas. Total komitmen kerja pasti US$ 855,38 juta dan bonus tanda tangan US$ 1,04 miliar.
  3. Penerimaan migas yaitu PNBP SDA Rp 119,48 triliun, PNBP fungsional US$ 324,85 juta dan PPh migas Rp 52,08 triliun.
  4. Investasi migas mencapai US$ 12,5 miliar, terdiri dari investasi hulu migas sebesar US$ 11,5 miliar dan hilir migas US$ 1 miliar.
  5. Alokasi gas domestik mencapai 64 persen.
  6. Lifting migas yaitu lifting minyak 746 mopd, lifting gas bumi 1.060 mboepd dan rata-rata ICP US$ 62,37 per barel.
  7. Pembangunan infrastruktur yaitu jargas sebanyak 74.496 sambungan rumah di 16 kabupaten kota, konkit nelayan sebanyak 13.305 paket di 38 kabupaten/kota dan konkit petani 1.000 paket untuk petani kecil di 4 kabupaten/kota.
  8. Implementasi formula harga BBM baru, menurunkan harga BBM umum.
  9. Mandatori B20 yang capaiannya 98,13 persen dengan potensial penghematan dari pengurangan impor solar sebesar US$ 2,62 miliar.
  10. Perizinan online yang diluncurkan 6 Agustus 2019 yang terintegrasi dengan OSS dan Ditjen Migas, menerbitkan 235 izin usaha hilir migas dan 81 izin usaha hulu migas serta 90 non izin teknik dan lingkungan migas.
  11. Realisasi anggaran sebesar 96,89 persen dari pagu Rp 1,12 triliun.

    Capaian kinerja Ditjen Migas, Kementerian ESDM, sepanjang tahun 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here