Jakarta, Petrominer – PT Indonesia Power kembali memboyong belasan penghargaan tertinggi dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan (PROPER) Tahun 2020 yang diselengggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Selain dua peringkat Emas, anak usaha PT PLN (Persero) ini juga meraih 11 peringkat Hijau dan enam Biru.

Penganugerahan penghargaan itu, yang disaksikan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin melalui sambungan virtual ini, diserahkan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, kepada Direktur Utama PT Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi dan Direktur Operasi 2 Indonesia Power, Bambang Anggono, di Auditoriom Manggala Wanabakti, Senin (14/12).

Ahsin Sidqi menjelaskan, dua unit yang kembali meraih PROPER Emas yaitu Bali Power Generation Unit (PGU) dan Kamojang Power Generation and O&M Services Unit (POMU). Selain kedua Emas ini, ada 11 unit Indonesia Power yang memperoleh PROPER Hijau dan 6 Unit dengan PROPER Biru.

Dengan perolehan ini, Indonesia Power kembali menjadi penerima penghargaan PROPER terbanyak di lingkungan PLN Grup. Bagi Indonesia Power, ini adalah suatu capaian yang yang harus ditingkatkan dan menjadi tolak ukur untuk kedepannya dalam menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan Aman, Bersih, Hijau, Andal, dan Efisien dan terus meningkatkan tanggung jawab sosialnya secara berkelanjutan.

“Prestasi ini akan terus kami tingkatkan sebagai wujud komitmen kita terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial,” ungkapnya.

Local Hero

Bali PGU, yang tahun 2019 juga mendapatkan PROPER Emas, berkomitmen untuk terus menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat dengan tetap melestarikan budaya Bali saat masa pandemi Covid-19. Hal itu direalisasikan melalui beberapa program pemberdayaan masyarakat dengan mengusung Kearifan Lokal “Ngayah” Gerakan Bersama Gotong Royong Menuju Bali Era Baru.

Setelah sukses dengan program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) di Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung, kini program TOSS sudah direplikasi di Desa Paksebali, Klungkung.

Di tahun 2020 ini, Ni Wayan Narti selaku local hero bersama dengan anggota kelompok didampingi oleh Bali PGU memiliki beberapa program diantaranya memperluas lokasi pengelolaan sampah, pengembangan sistem bank sampah di Paksebali, dan pemanfaatan pellet untuk UMKM Kopi Subali. Tidak hanya itu, Bali PGU juga memiliki beberapa program keanekaragaman hayati diantaranya adalah Ekowisata Lembu Putih Taro, Ekowisata Tukik Saba Asri dan Ekowisata Mangrove Segera Guna Batu Lumbang. Melalui program keanekaragaman hayati ini diharapkan dapat menjaga ekosistem atau kelestarian flora dan fauna khususnya di Pulau Bali agar tetap terjaga.

Sementara Kamojang POMU, sebagai salah satu pembangkit Energi Baru terbarukan (EBT) yang dimiliki oleh Indonesia Power, juga Kembali meraih PROPER Emas. Dengan menjunjung semboyan dalam bahasa sunda “Sapapait Samamanis, Sarengkak Saparipolah” yang artinya bersama-sama dalam suka maupun duka, satu kesatuan dalam setiap gerak Langkah.

Sukses mengembangkan kopi pelagnya, kini Kamojang POMU mereplikasinya melalui pengembangan kopi kamojang yang dilakukan di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Sudarman selaku local hero mulai menanam kopi kamojang ini sejak tahun 2005 dan hingga saat ini dia sudah merangkul sebanyak 25 orang sebagai anggota kelompok budidaya kopi kamojang. Atas kegigihan Sudarman dan anggota kelompok, di tahun 2020 ini kopi kamojang pun berhasil meraih Juara 1 dalam Kontes Kopi Spesialti Indonesia ke 12 tahun 2020 yang diadakan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI).

Di masa pandemi Covid-19 ini, Sudarman beserta anggota kelompok lainnya didampingi oleh Indonesia Power Kamojang POMU mulai berinovasi untuk menciptakan produk pencegahan Covid-19 yang terbuat dari biji kopi, diantaranya adalah sabun, handsanitizer dan disinfektan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here