,

Indonesia Power Bangun Hutan Tanaman Energi

Posted by

Bandung, Petrominer – Sekali dayung dua pulau terlampaui, tak hanya dorong penggunaan Energi Baru Terbarukan(EBT), Indonesia Power juga lakukan gerakan untuk kelestarian alam Indonesia dengan tanam lebih dari 5.000 pohon tanaman energi. Acara penanaman perdana dilakukan serentak di seluruh unit kerja Indonesia Power.

“Untuk meningkatkan EBT yang salah satunya dengan mengoptimalkan cofiring dan menjaga kelestarian lingkungan, kita melakukan gerakan menanam tanaman atau pohon energi di seluruh unit kerja,” ujar Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, dalam acara Penanaman Perdana Hutan Tanaman Energi (HTE), Rabu (19/1).

Selain untuk medorong target EBT tahun 2025 dan kelestarian lingkungan, gerakan ini juga sebagai langkah nyata untuk mengamankan aset lahan Indonesia Power dari potensi pendudukan oleh pihak yang berhak. Pohon yang ditanam pada Hutan Tanaman Energi adalah pohon gamal, lamtoro dan kaliandra yang dikenal sebagai pohon energi karena memiliki kandungan energi panas atau nilai kalor masing-masing 4.548 kkal/kg, 4.967 kkal/kg, dan 4.617 kkal/kg.

“Selanjutnya biomassa yang dihasilkan dari tanaman energi tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan cofiring pada Pembangkit Listrik Tenaga uap (PLTU) sebagai campuran batubara untuk dorong target bauran EBT 23 persen pada tahun 2025,” ungkap Ashin.

Apresiasi disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sigit Reliantoro, yang juga hadir dalam kegiatan penanaman perdana Hutan Tanaman Energi di Kabupaten Bandung Barat.

“Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada Indonesia Power. Kami sangat mendukung kegiatan ini, yang dapat dikembangkan selain sebagai ecoinovasi juga sebagai inovasi sosial di masyarakat dan dapat direplikasi di tempat lain. Karena, program ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang telah mencanangkan transformasi energi baru terbarukan dan akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau dan rendah karbon,” ujar Sigit.

Hal senada juga disampaikan Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, yang juga mengapresiasi dan mendukung gerakan Indonesia Power untuk energi masa depan dan kelestarian lingkungan.

“Saya bersama segenap jajaran dan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat sangat berterimakasih kepada Indonesia Power yang sangat memperhatikan energi masa depan dan juga khususnya kelestarian alam, kebetulan kali ini bertempat di Kabupaten Bandung Barat, terimakasih dan saya siap berpatisipasi,” tegas Hengki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *