,

Harita Nickel Dukung Penguatan Wilayah Terluar Indonesia

Posted by

Sabang, Petrominer – Harita Nickel memberikan dukungan kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam memperkuat pengelolaan wilayah terluar Indonesia. Dukungan tersebut direalisasikan dalam bentuk pembagian 540 paket sembako dan 200 paket perlengkapan sekolah.

Donasi dari perusahaan tambang dan hilirisasi terintegrasi tersebut diserahkan langsung oleh Advisor Harita Nickel, Tri Soewandono, di Kantor Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, Rabu (21/12). Bantuan tersebut disalurkan untuk Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) Pulau Rondo dan Kecamatan Lokasi Prioritas (Lokpri) di Kota Sabang. Pulau Rondo merupakan salah satu dari 111 PPKT Indonesia.

Penyerahan bantuan ini dilakukan di hari pertama kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD selaku Ketua Pengarah BNPP dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Kepala BNPP di wilayah paling barat Indonesia.

Menurut Mahfud, pembangunan di wilayah perbatasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Dukungan dan peran serta Lembaga Pemerintah dan dunia usaha, menjadi bagian dari sinergi yang kita bangun di perbatasan.

“Untuk itu melalui kesempatan ini, secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada Harita Group yang telah memberikan bantuan,” ujarnya.

Corporate Communication Manager Harita Nickel, Anie Rahmi, menyatakan perusahaan menyadari peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, merupakan kunci keberhasilan dalam upaya pengelolaan perbatasan negara.

“Peran aktif yang diambil Harita Nickel dalam upaya penguatan wilayah perbatasan ini sejalan dengan visi kami, yaitu mengoptimalkan nilai sumber daya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pemegang saham, pemangku kepentingan dan bangsa,” ujar Anie.

Hari kedua kunjungan kerja Menkopolhukam dan Mendagri pada Kamis (22/12) diisi dengan peluncuran prangko seri Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah dan kuliah umum Menkopolhukam di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang akan dihadiri Rektor dan perwakilan mahasiswa dari 16 Perguruan Tinggi di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *