Jakarta, Petrominer – New Energy Nexus (NEX) Indonesia meluncurkan kompetisi inovasi mengatasi krisis iklim di Indonesia, diberi nama [RE]Energize: Hackathon 2023. Ajang ini mengundang para profesional muda, inovator di bidang iklim, startup, dan pengusaha untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan, transisi energi, dan dekarbonisasi melalui teknologi dan digitalisasi iklim.
Program Director New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam, menjelaskan tim Hackathon akan bersaing memperebutkan total hadiah Rp 100 Juta. Para peserta mendapat kesempatan untuk mengikuti program akselerasi bisnis NEX Indonesia
“Pada Hackathon tahun ini, NEX Indonesia memberikan penekanan kuat pada pengembangan inovasi di kalangan profesional muda untuk membuat terobosan dan ide-ide mitigasi krisis iklim. Kami telah menyusun beragam materi pembekalan dan dukungan untuk para peserta dalam upaya meretas krisis iklim di Indonesia,” ujar Diyanto, Kamis (9/3).
Menurutnya, para inovator, startup, dan wirausahawan dapat berkontribusi untuk menciptakan ide dan peluang bisnis yang lebih lestari. Urgensi krisis iklim mendorong berbagai pihak untuk berinovasi, mencari solusi yang paling efisien dan efektif mengatasi tantangan yang saat ini dihadapi dan di masa depan.
Pendaftaran [RE]Energize: Hackathon 2023 berlangsung dari 9 Maret hingga 28 Mei 2023. Informasi lebih lanjut, bisa kunjungi link https://newenergynexus.id/id/hackathon/.
Menandai dimulainya [RE]Energize: Hackathon 2023, NEX Indonesia menyelenggarakan diskusi interaktif. Kegiatan ini mempertemukan para profesional muda di industri untuk mengetahui tantangan perubahan iklim di Indonesia dan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan yang inovatif.
Peluncuran [RE]Energize: Hackathon 2023 tersebut menghadirkan Arliza Nathania, Analis Energi dari WRI Indonesia, serta Agung Saputra, CEO Surplus, yang membagikan pengalamannya membuat inovasi demi mengatasi permasalahan lingkungan.
“Dengan sumber daya yang melimpah dan potensi yang sangat besar, Indonesia berpeluang menjadi pusat inovasi untuk dekarbonisasi, mendorong perubahan positif dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Analis Energi WRI Indonesia, Arliza Nathania.
“Saya dengan sepenuh hati mendukung [RE]Energize: Hackathon 2023 dari New Energy Nexus dan mendorong profesional muda untuk mengatasi tantangan sehari-hari dan mengubahnya menjadi peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ujar CEO Surplus, Agung Saputra.








Tinggalkan Balasan