Apel siaga para petugas lapangan PLN Disjaya.

Jakarta, Petrominer — PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya melaksanakan “Gelar Personel dan Peralatan Kerja” di Lapangan Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Rabu pagi (27/4).

Acara ini diadakan untuk melihat kesiapan mitra kerja pelaksana proyek infrastruktur dalam mempersiapkan mega proyek 35.000 MW. Apalagi, mega proyek ini sangat memerlukan kehandalan infrastruktur di hulu dan hilir, termasuk dalam pendistribusian listrik.

“Gelar Personel dan Peralatan Kerja” itu diikuti oleh 68 peserta. Mereka adalah para mitra kerja yang telah melalui proses lelang dan akan dilihat kesiapan, baik kualitas dan kuantitas, peralatan serta material dalam melaksanakan pekerjaan sepanjang tahun 2016. Ini dilakukan PLN sebagai upaya dalam memonitor setiap unsur pelaksanaan pekerjaan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik dan pasokan listrik yang andal.

Melalui “Gelar Personel dan Peralatan Kerja” ini pula, PLN melakukan ‘manajemen vendor’ yang salah satu kegiatannya adalah evaluasi hasil kinerja dan penilaian kesiapan mitra kerja. Aspek yang dinilai antara lain adalah jumlah dan jenis peralatan kerja berikut personilnya. Penilaian ini dilakukan untuk memastikan bahwa mitra kerja yang menjadi penyedia jasa pekerjaan PLN ini benar-benar berkualitas sehingga efektivitas pelaksanaan pekerjaan tercapai demi meningkatkan kepuasan pelanggan.

Jenis pekerjaan mitra kerja yang menjadi peserta “Gelar Personel dan Peralatan Kerja” ini terdiri dari pekerjaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), Instalasi Gardu, Sipil Gardu, serta Sambungan Rumah dan Alat Pembatas dan Alat Pengukur (SR-APP). Mitra-mitra kerja yang menjadi peserta “Gelar Personel dan Peralatan Kerja” ini juga merupakan anggota dari Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) dan Persatuan Kontraktor Listrik Nasional (PAKLINA).

Pelaksanaan “Gelar Personel dan Peralatan Kerja” ini juga mendukung program PLN Bersih yang mewajibkan semua perusahaan yang bekerja sama dengan PLN dipilih dengan terbuka, fair, dan transparan. Adapun perusahaan yang mendapat penilaian kurang baik harus segera menyesuaikan dengan standar kualitas PLN Disjaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here