
Jakarta, Petrominer – PT Elnusa Tbk (Elnusa) menyatakan teknologi dan inovasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kapabilitasnya sekaligus menjawab kebutuhan industri energi yang terus berkembang. Hal ini mendorong perusahaan jasa energi terintegrasi untuk terus memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS) guna mendukung kebutuhan eksplorasi dan industri energi melalui teknologi, inovasi, serta pengalaman operasional yang terintegrasi.
“Bagi Elnusa, teknologi dan inovasi bukan hanya menjadi bagian dari perangkat operasional, tetapi merupakan enabler dalam menghadirkan solusi energi yang semakin adaptif dan bernilai tambah,” ungkap Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, Kamis (13/8).
Karena itu, menurut Rustam, Elnusa bakal terus mengembangkan kapabilitas teknologi sekaligus memastikan kesiapan ekosistem pendukungnya, mulai dari expertise, equipment, pengelolaan material hingga mobilisasi ke lokasi operasi. Integrasi seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan nilai tambah nyata bagi pelanggan.
Melalui GRS, Elnusa mengintegrasikan kapabilitas akuisisi, pengolahan, dan pemodelan data untuk menghasilkan high-resolution subsurface insights sebagai dasar dalam memahami kondisi bawah permukaan dan mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan eksplorasi maupun engineering. Pemanfaatan teknologi wireless dan nodal juga memberikan pilihan metode akuisisi yang lebih fleksibel, khususnya untuk wilayah remote dan kondisi lapangan dengan tantangan akses.
“Teknologi dan inovasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kapabilitas Elnusa sekaligus menjawab kebutuhan industri energi yang terus berkembang. Kemampuan tersebut perlu ditopang oleh kesiapan operasional agar teknologi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat optimal di lapangan,” ucapnya.
Untuk mendukung kebutuhan akuisisi data dengan karakteristik lapangan yang beragam, Elnusa memiliki portofolio teknologi yang mencakup land seismic, marine seismic, nodal technology, seismic drilling, recording system, Vibroseis, Ocean Bottom Nodes, hingga non-seismic survey. Kapabilitas tersebut didukung lebih dari 100 set surveying, navigation, positioning, lebih dari 250 set seismic drilling, lebih dari 25.000 channel recording & cable system, 9 Vibroseis, 1 Indonesian Seismic Vessel, 2.000 Ocean Bottom Nodes, 8.000 Onshore SmartSolo Nodes, serta 25.000 Onshore Stryde Nodes.
Selain untuk kebutuhan survei, kapabilitas Vibroseis Elnusa juga dikembangkan untuk aplikasi lain, termasuk pemanfaatan metode Vibroseismic EOR sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung peningkatan produksi dengan mempertimbangkan aspek lingkungan. Vibroseis juga dapat digunakan sebagai alternatif sumber getar untuk survei pada area batubara dengan kompleksitas batuan tertentu.
Dari sisi kesiapan operasional, Elnusa didukung oleh ekosistem supply chain yang terintegrasi. Warehouse Elnusa BSD menjadi salah satu fasilitas pendukung yang berperan dalam pengelolaan material dan equipment, mulai dari penerimaan, penyimpanan, inventory management, hingga mobilisasi ke lokasi kerja. Dengan luas area sekitar 4.505 m², fasilitas ini mendukung pengelolaan kebutuhan operasional secara terstruktur agar material dan equipment dapat tersedia sesuai kebutuhan.









Tinggalkan Balasan