
Jakarta, Petrominer — PT Elnusa Tbk bersama Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Sumatra (PHR Regional 1) memulai Survei Seismik 2D Gerbera di Lampung dan Sumatera Selatan dengan lintasan sepanjang 688,5 kilometer. Survei ini bertujuan memperbarui data geologi bawah permukaan untuk mengevaluasi potensi minyak dan gas bumi (migas) sebagai dasar penentuan langkah eksplorasi selanjutnya.
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, mengatakan proyek ini memanfaatkan kompetensi geosains, teknologi, dan layanan energi terintegrasi perusahaan untuk mendukung eksplorasi migas nasional.
“Survei Gerbera membuktikan bahwa kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan Subholding Upstream mampu menjawab kebutuhan eksplorasi nasional. Bagi Elnusa, proyek ini menegaskan bahwa kompetensi geosains, teknologi, inovasi, dan pengalaman operasional kami berperan nyata dalam mendukung kualitas eksplorasi serta produktivitas bisnis,” ujar Litta dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Rabu (27/10).
Direktur Utama PHR Regional 1 Sumatra, Muhamad Arifin, mengatakan eksplorasi berperan penting dalam menjaga kesinambungan pasokan energi jangka panjang. Upaya tersebut tidak hanya bergantung pada produksi lapangan yang sudah beroperasi, tetapi juga pada pencarian dan evaluasi potensi sumber daya baru.
Survei Gerbera mencakup sekitar 11.600 titik sumber energi seismik (shotpoint). Pekerjaannya meliputi survei topografi, pemboran dan pengisian sumber energi seismik, perekaman, serta pengolahan data untuk memperoleh gambaran struktur geologi bawah permukaan yang lebih terperinci.
Hasil survei akan menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi prospek migas dan menentukan kebutuhan kegiatan lanjutan, termasuk kemungkinan pemboran eksplorasi. Namun, data seismik belum membuktikan keberadaan cadangan migas yang dapat diproduksikan secara komersial.
Elnusa dan PHR Regional 1 menyatakan akan mengutamakan kualitas pengambilan dan pengolahan data, keandalan operasi, serta penerapan standar kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE). Koordinasi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat juga dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan di wilayah survei.
SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan turut mendukung koordinasi pelaksanaan kegiatan sesuai fungsi pengawasan hulu migas. Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik survei tersebut dan berharap kegiatan berjalan lancar dengan memperhatikan keselamatan, kelestarian lingkungan, serta kepentingan masyarakat.
Survei Gerbera menjadi bagian dari upaya memperkuat basis data eksplorasi migas di Sumatera. Data yang dihasilkan diharapkan membantu evaluasi potensi sumber daya dan mendukung perencanaan eksplorasi berikutnya.








Tinggalkan Balasan