Ketua IndoEBTKE ConEx 2019 Adrian Lembong (kiri) dan Ketua Umum METI, Surya Darma (kanan), saat memaparkan rencana pelaksanaan IndoEBTKE ConEx 2019 pada 6-8 Nopember 2019 di Jakarta International Expo Kemayoran.

Jakarta, Petrominer – Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) turut mendukung program dan upaya pemerintah melalui berbagai inisiatif yang dapat mendorong peningkatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT). METI juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat luas terhadap penggunaan EBT sebagai pilihan bagi masa depan.

Salah satunya dengan menyelenggarakan pameran dan konferensi Indonesia EBTKE ConEx yang tahun ini memasuki edisi ke-8. Event tahunan ini akan digelar pada 6-8 Nopember 2019 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

“Dalam IndoEBTKE ConEx kali ini, kami berharap bisa menggalang pemahaman dan kesadaran lebih tinggi dari masyarakat luas, termasuk kalangan generasi muda, untuk lebih memilih sumber EBT dan melakukan langkah langkah konservasi energi,” ujar Ketua Umum METI, Surya Darma, Rabu, (30/10).

Gelaran IndoEBTKE ConEx 2019 mengusung tema “Energy Transition Toward Sustainable Energy Era”. Melalui tema ini, METI ingin menunjukkan komitmen pengembangan EBT dalam menurunkan emisi karbon.

“Negara-negara di dunia sudah menyatakan komitmen mereka untuk menggunakan energi terbarukan dan menurunkan emisi karbon sesuai dengan Paris Agreement. Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut mendukung upaya pengurangan emisi karbon ini,” jelas Surya Darma.

Pelaksanaan IndoEBTKE ConEx 2019 menjadi salah satu upaya untuk menunjukkan komitmen dan kemajuan Indonesia dalam penerapan EBT. Selama 3 hari, para pemangku kepentingan di bidang energi baru terbarukan dan konservasi energi akan membahas berbagai isu seputar EBTKE. Kegiatan ini juga akan diramaikan oleh delegasi dari berbagai negara yang akan berbagi pengetahuan mengenai teknologi, inovasi, dan praktik terbaik yang telah mereka lakukan dalam memanfaatkan energi terbarukan.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menunjukkan kepada dunia internasional tentang kesungguhan Indonesia dalam melaksanakan komitmen pemanfaatan EBT,” tegasnya.

Kehadiran delegasi dari luar negeri diharapkan akan mempercepat transfer of knowledge yang selanjutnya bisa diterapkan di Indonesia. Dukungan dari negara lain akan berdampak positif pada upaya peningkatan bauran energi terbarukan di Indonesia. Para pemangku kepentingan di Indonesia bisa saling belajar dari apa yang telah dilakukan di negara lain terkait energi terbarukan.

“Perkembangan energi terbarukan di Indonesia belum seagresif negara lain. Kita memiliki tugas untuk mendorong pengembangan energi terbarukan supaya tidak tertinggal dengan negara lain dan mencapai target Indonesia untuk bauran energy,” tegas Surya Darma.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here