Jaringan transmisi listrik Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilo Volt (kV).

Gorontalo, Petrominer – PLN kembali menyambut baik pertumbuhan industri melalui penyediaan listrik yang handal. Layanan khusus pun diberikan. Kali ini, PT Biomasa Jaya Abadi, pabrik pelet kayu (wood pellet) yang berlokasi di Provinsi Gorontalo.

Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) telah ditandatangani oleh kedua pihak dalam sebuah acara yang diselenggarakan secara virtual, Jum’at lalu (6/11). PLN akan menyalurkan tenaga listrik dengan total daya tersambung 32.500.000 Volt Ampere (VA) atau 32,5 Mega Volt Ampere (MVA). Ini merupakan tingkat Layanan Khusus Industri (I-4) yang berbeda dari layanan standar

Kesepakatan ditandantangani oleh Group Director Biomasa Jaya Abadi, Budianto Purwahjo, dan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Tengah, Utara dan Gorontalo (UIW Suluttenggo), Leo Basuki. Disaksikan Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda.

“Merupakan pencapaian bagi kami, karena telah disepakati kerjasama yang baik dan berkelanjutan. PLN akan memasok listrik ke pabrik kami di Gorontalo,” ujar Group Director Biomasa Jaya Abadi, Budianto Purwahjo.

Secara khusus, Budianto juga mengucapkan terimakasih terhadap PLN yang sangat supportif dan kooperatif dalam menyediakan layanan tenaga listrik guna mendukung operasional pabrik.

Dalam kesempatan itu, Syamsul Huda menegaskan bahwa PLN selalu mengupayakan keandalan listrik bagi industri. Dengan begitu, roda perekonomian nasional dapat terus bergerak dan berlari meski dalam masa pandemi.

“Kini, cadangan daya listrik sebesar 210,5 MW Mega Watt (MW) pada sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) dapat semakin dioptimalkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dan industri. Kali ini terhadap pabrik PT Biomasa Abadi,” ungkapnya.

Sementara Leo menyatakan layanan khusus untuk Biomasa Jaya Abadi tersebut meliputi konfigurasi jaringan khusus yang meningkatkan keandalan pasokan untuk membantu kelancaran bisnis dan produksi bagi para pelanggan industri atau bisnis.

“PLN siap menyalurkan tenaga listrik dengan total daya tersambung 32.500.000 Volt Ampere (VA) atau 32,5 Mega Volt Ampere (MVA) kepada pabrik PT Biomasa Jaya Abadi di Gorontalo. Dengan tingkat Layanan Khusus Industri (I-4) yang berbeda dari layanan standar,” ungkapnya.

Menurut Leo, saat ini, sistem kelistrikan Sulutgo memiliki daya mampu sebesar 607,2 MW dengan beban puncak sebesar 396,7 MW. Oleh karena itu, PLN sangat siap menopang kebutuhan listrik bagi industri lainnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, mengingat masih tersedia cadangan daya sebesar 210,5 MW.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here