,

Didukung PTAR, Desa Garoga Lakukan Pembukaan Lubuk Larangan

Posted by

Batangtoru, Petrominer – PT Agincourt Resources (PTAR) mendukung kegiatan pembukaan lubuk larangan di Sungai Garoga, Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/4). Ikan yang dipanen tersebut adalah hasil dari pelepasan 17.000 bibit ikan jurung dan ikan mas oleh PTAR di Sungai Garoga bulan Agustus 2022 lalu.

Dukungan ini merupakan salah satu upaya pengelola Tambang Emas Martabe bersama masyarakat dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan kearifan lokal lubuk larangan di wilayah sekitar tambang. Lubuk larangan merupakan budaya turun temurun dan masih dipertahankan hingga saat ini, sebagai bentuk upaya konservasi alam dan menjaga kelestarian sungai.

Selain memberikan bibit ikan, PTAR juga melakukan penanaman sejumlah 1.000 bibit pohon produktif, seperti durian, alpukat, trembesi, mangga, manggis, waru, juga bambu di pinggir Sungai Garoga. Upaya ini bertujuan memitigasi kerusakan aliran sungai dan abrasi di Desa Garoga dan sekitarnya, juga menekan risiko luapan Sungai Garoga.

Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar, mengatakan lubuk larangan adalah kearifan lokal yang perlu dijaga sebagai upaya untuk menjaga kelestarian sungai dari pencemaran, perusakan, dan eksploitasi berlebihan.

“Lubuk larangan juga dapat mendorong perekonomian desa dari segi pariwisata. Contohnya di Desa Garoga yang didukung oleh PTAR ini, bisa menarik masyarakat dari daerah lain untuk berkunjung, karena selain lokasinya strategis, sungainya pun bersih dan jernih,” ungkap Mara.

Dia berharap di masa mendatang, budaya lubuk larangan dapat diduplikasi oleh desa lain yang memiliki sungai.

Menurut Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, dalam kegiatan pembukaan lubuk larangan ini, panitia menjual tiket seharga Rp100 ribu untuk masyarakat yang ingin memancing ikan di Sungai Garoga. Hasilnya, sebanyak 250 tiket pun terjual.

Dari hasil penjualan tiket tersebut, sebagian dialokasikan untuk pembelian bibit baru dan pakan ikan. Sebagian lagi, akan digunakan untuk kegiatan sosial seperti santunan kepada anak yatim, lansia, kaum dhuafa, serta keperlun masjid di Desa Garoga.

Dalam kesempatan itu, Manager Community Relations PTAR, Masdar Muda, mengatakan dukungan yang diberikan PTAR bertujuan untuk melestarikan adat lubuk larangan. Bantuan ini juga mendukung pengembangbiakan ikan jurung sebagai spesies endemik Tapanuli Selatan dan ikan air tawar lainnya sebagai bentuk konservasi ekosistem dan biodiversity sungai.

“Kami berharap, program ini akan mendorong terbangunnya kesadaran masyarakat dalam melsetarikan ekosistem dan keanekaragaman hayati sungai, secara ekonomi meningkatkan pendapatan desa, serta mendorong masyarakat desa untuk mengembangkan wisata desa dan promosi potensi desa,” ungkap Masdar.

Selain di Desa Garoga, PTAR juga mendukung budaya lubuk larangan di Desa Batu Horing, Kecamatan Batangtoru. Pada Juni 2022, PTAR melepas 15.000 ekor bibit ikan jurung dan 10.000 bibit ikan nila ke lubuk larangan Sungai Batu Horing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *