Ketua KUD Mulus Rahayu, Pawito Saring, mendapat kesempatan perdana mewakili petani kelapa sawit untuk menerima bantuan peremajaan kebun sawit rakyat dari Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP Sawit), Bayu Krisnamurthi, Rabu (20/4).

Riau, Petrominer — Dukungan Pemerintah terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit berkelanjutan diwujudkan melalui penyerahan bantuan peremajaan kebun sawit rakyat sebesar Rp 6,75 milyar. Bantuan ini telah diserahkan kepada 135 petani kelapa sawit mitra Asian Agri yang tergabung dalam KUD Mulus Rahayu, Riau.

Ketua KUD Mulus Rahayu, Pawito Saring, mendapat kesempatan perdana mewakili petani kelapa sawit untuk menerima bantuan peremajaan kebun sawit rakyat dari Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP Sawit), Bayu Krisnamurthi, Rabu (20/4).

Penyerahan dana bantuan itu disaksikan oleh Senior Executive Vice President Bank Syariah Mandiri, Muhammad Busthami, dan Managing Director Asian Agri, Kelvin Tlo. Hadir juga dalam acara itu Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Dwi Pratomo, Jajaran Muspida Provinsi Riau dan Kabupaten Siak, serta para petani yang berkomitmen mengikuti program peremajaan kebun sawit

Bayu Krinamurthi mengatakan, ”kelapa sawit adalah sektor unggulan yang menghasilkan devisa terbesar bagi ekonomi Indonesia. Namun kondisi yang sudah berusia lebih dari 25 tahun perlu diremajakan untuk memastikan tingkat produktivitas sesuai dengan kebutuhan industri, kelangsungan industri sawit serta meningkatkan kesejahteraan petani.”

Untuk tahun 2016, jelas Bayu, terdapat tujuh proyek da|am 4.200 hektar perkebunan sawit yang siap melakukan replanting. Dari luas lahan itu, sebagian besar berada di Sumatera Selatan dan Riau.

Usai menyerahkan dana bantuan itu, BPDP Sawit, petani dan Asian Agri meiakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) untuk program peremajaan kebun sawit berikutnya.

“BPDP Sawit memfasilitasi dan mendukung peiaksanaan kesepakatan kerjasama petani. perbankan, dan perusahaan sawit dalam peremajaan perkebunan rakyat,” kata Bayu.

Managing Director Asian Agri, Kelvin Tio mengatakan,”Asian Agri dan petani plasma telah menialin kemitraan selama 29 tahun, dan program peremajaan kebun kelapa sawit hari ini merupakan komitmen Asian Agri dan petani plasma yang akan berlanjut di tahap berikutnya, untuk satu siklus penanaman. lni merupakan bentuk nyanta keberhasilan Private Public Partnership dalam industri keiapa sawit indonesia.“

Di tahun 20l6, Asian Agri berencana mendampingi peremajaan kebun petani sawit rakyat seluas 2.402 hektar. Tahun depan, Asian Agri berencana untuk mendampingi peremajaan kebun petani sawit rakyat seluas 4.000 hektar di Riau dan 600 hektar di Jambi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here