PLTU Lontar di Tangerang, Banten.

Bangkok, Petrominer – Sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT PLN (Persero) berhasil meraih sekaligus tiga penghargaan dalam ajang ASEAN Coal Awards 2019, Rabu malam (4/9). Acara ini diselenggarakan melalui ASEAN Centre for Energy (ACE).

Pembangkit listrik yang dikelola langsung oleh anak perusahaan PLN yaitu Indonesia Power itu memang termasuk PLTU ramah lingkungan. Ketiga PLTU tersebut adalah:

  1. Unit Pembangkitan Suralaya meraih 1st Winner, kategori Clean Coal Use and Technology Utilisation – Sub Kategori Power Generation – Large Scale.
  2. Unit Jasa Pembangkitan Jeranjang meraih penghargaan sebagai 1st Runner Up, kategori Clean Coal Use and Technology Utilisation – Sub Kategori Power Generation – Small Scale
  3. Unit Jasa Pembangkitan Lontar meraih penghargaan sebagai 2nd Runner Up, kategori Clean Coal Use and Technology Utilisation – Sub Kategori Power Power Generation – Medium Scale.

Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, menyatakan bahwa penghargaan itu menjadi bukti komitmen Indonesia Power dalam mengembangkan PLTU dari skala sangat besar hingga kecil yang ramah dengan lingkungan.

Penghargaan dari ASEAN Coal Awards 2019 ini menjadi bukti nyata Indonesia Power dan PLN dalam mendukung lingkungan. Bahkan, PLTU hingga skala terbesar di Indonesia yaitu Suralaya mendapa penghargaan juara pertama Clean Coal Use and Technology Utilisation.

“Ini komitmen kami dalam mendorong elektrifikasi menggunakan pembangkit yang ramah lingkungan, bahkan PLTU sekalipun,” ujar Ahsin Sidqi

Dia juga menjelaskan bahwa pengembangan PLTU ramah lingkungan ini sebagai hasil dari teknologi yang sangat canggih yaitu ultra super critical, sehingga tingkat polutannya sangat sedikit dan berbeda dengan PLTU pada umumnya. PLN juga akan terus mengembangkan PLTU dengan teknologi ini.

Selain ketiga PLTU yang meraih penghargaan itu, beberapa PLTU milik PLN juga sudah menggunakan teknologi yang sangat canggih bahkan mencapai level ultra super critical. Contohnya PLTU Cilacap Jawa 8 berkapasitas 1.000 megawatt (MW) yang ditargetkan mulai beroperasi komersial (Commercial Operation Date/COD) pada September 2019, dan PLTU Jawa 7 Berkapasitas 1.000 MW yang akan COD pada Oktober 2019, PLTU Lontar, PLTU Cilacap Ekspansi 1 dan 2, PLTU Jawa 7.

ASEAN Coal Awards merupakan salah satu kegiatan rutin setiap dua tahun yang dilaksanakan oleh ASEAN melalui ASEAN Centre for Energy (ACE) sebagai komitmen Regional ASEAN dalam mengkampanyekan pemanfaatan Teknologi Batubara yang ramah lingkungan. Proses evaluasi ASEAN Coal Awards dilaksanakan secara ketat dan sistematis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here