Dokumen palsu ini dibuat oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab dan untuk kepentingan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Jakarta, Petrominer – Pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dengan beredarnya dokumen palsu terkait Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Apalagi, dokumen palsu ini mencatut pejabat dan instansi Ditjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sekretaris Ditjen Migas, Setyorini Tri Hutami, menjelaskan pihaknya telah menerima aduan dari masyarakat terkait beredarnya dokumen palsu tentang surat Penunjukan Penyedia Pelaksanaan Paket Pengadaan Bahan Pangan Tenaga Honorer Direktorat Jenderal Migas TA 2022 Nomor 0853/SPPBJ.2114/PPK-VII Tanggal 15 Januari 2023. Dalam surat tersebut pihak yang bertanda tangan atas nama Lauty Dwita Santy, S.T., M.Sc. dan ditujukan kepada PT UKA Mandiri.

“Pengaduan serupa juga diterima dari masyarakat terkait surat palsu yang mencatut nama Direktur Pembinaan Program Migas Mustafid Gunawan, tentang Penunjukkan Penyedia Pelaksanaan Paket Pengadaan Mesin dan Konverter Kit BBG Petani Sasaran Nomor 037/SPPBJ.0173/PPK-VII tanggal 20 Desember 2022,” ujar Setyorini, Selasa (24/1).

Menurutnya, Ditjen Migas telah melakukan penelusuran bersama pihak terkait dan ditemukan fakta bahwa kedua dokumen tersebut terbukti palsu. Dokumen tersebut dibuat oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab dan untuk kepentingan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan

“Dengan ini kami sampaikan kepada masyarakat bahwa kedua dokumen tersebut terkonfirmasi sebagai surat palsu,” tegas Setyorini.

Dokumen palsu tersebut tak hanya dapat merugikan intansi Ditjen Migas Kementerian ESDM namun juga masyarakat umum. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan adanya dokumen serupa.

“Apabila masyarakat menerima SPPBJ yang terkait dengan nama Ditjen Migas, agar lebih yakin dapat dilakukan pengecekan keaslian dokumen dengan menghubungi kanal pengaduan resmi Contact Center 136 KESDM atau aplikasi SP4N Lapor,” ungkapnya.

Setyorini juga menghimbau jajarannya agar merespon dengan cepat dan tanggap terkait pengaduan yang diterima. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya kerugian bagi masyarakat umum maupun institusi Ditjen Migas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here