Jakarta, Petrominer – Komisi VII DPR RI menyetujui alokasi anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk tahun 2018 sebesar Rp 6.497.099.834.000. Sebagian besar anggaran tersebut rencananya akan dialokasinya untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat.

Pagu anggaran Kementerian ESDM tersebut disahkan dalam rapat kerja Komisi VII dengan Kementerian ESDM, Rabu (11/10).

Dari alokasi anggaran yang sudah disepakati, Komisi VII bersama Kementerian ESDM juga sepakat untuk mengalokasikan 56,2 persen dari total pagu anggaran untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kesepakatan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan.

Kesepakatan untuk menetapkan besaran alokasi anggaran tersebut diterima langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

“Ini pertama kali, belanja publik fisik dalam anggaran Kementerian ESDM di atas 50 persen, karenanya Pemerintah sangat menyarankan belanja publik fisik yang langsung bersentuhan dengan rakyat bisa ditambah, jangan malah dikurangi,” ujar Jonan.

Berikut alokasi anggaran yang disetujui Komisi VII untuk masing-masing unit di lingkungan Kementerian ESDM:

  1. Sekretariat Jenderal untuk dukungan managemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya sebesar Rp342.179.448.000.
  2. Sekretariat Jenderal untuk kegiatan Peningkatan sarana dan prasarana aparatur KESDM Rp9.794.634.000.
  3. Inspektorat Jenderal untuk kegiatan pengawasan, peningkatan akuntabilitasi aparatur KESDM sebesar Rp80.431.910.000.
  4. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi untuk pengelolaan dan penyediaan minyak dan gas bumi sebesar Rp1.729.967.194.000.
  5. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikkan untuk pengelolaan ketenagalistrikkan sebesar Rp141.273.370.000.
  6. Direktorat Jenderal Mineral Dan Batubara .untuk pembinaan dan pengusahaan mineral dan batubara sebesar Rp364.571.634.000.
  7. Direktorat Jenderal EBTKE untuk pengelolaan energi baru terbarukkan dan konservasi energi sebesar Rp1.722.218.242.000.
  8. Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional untuk dukungan manajemen dan pelaksanaan teknis lainnya sebesar Rp57.116.345.000.
  9. Badan Litbang ESDM untuk penelitian dan pengembangan esdm Rp566.950.824.000.
  10. Badan Pengembangan SDM untuk pengembangan sumber daya manusia KESDM sebesar Rp439.422.918.000.
  11. Badan Geologi untuk penelitian, mitigasi dan pelayanan geologi sebesar Rp859.817.575.000.
  12. BPH Migas untuk pengaturan dan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM dan pengangkutan gas bumi melalui pipa sebesar Rp183.355.740.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here